[POPULER TREN] Denda Rp 17 Juta dari PLN karena Meteran Berlubang | Dugaan Paket Dibobol

Kompas.com - 28/10/2021, 06:30 WIB
Berita populer Tren, 28 Oktober 2021. KOMPAS.comBerita populer Tren, 28 Oktober 2021.

JAKARTA, KOMPAS.com - Perbincangan di media sosial ramai oleh unggahan seorang warganet yang mengeluhkan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) karena memberikan denda Rp 17 juta kepada konsumen.

Menurut unggahan itu, denda diberikan karena dugaan meteran dilubangi.

Berita soal ini dan tanggapan dari PLN menjadi salah satu berita yang paling banyak dibaca di laman Tren sepanjang Rabu (27/10/2021) hingga Kamis (28/10/2021).

Berita lainnya yang banyak dibaca seputar dugaan pembobolan paket milik konsumen oleh kurir.

Selengkapnya, berikut sejumlah berita terpopuler Tren:

1. Denda Rp 17 juta karena meteran berlubang

Menurut pengunggah twit, jika ia tak membayar denda itu, maka listrik akan diputus. Ia mengaku tak pernah membongkar meteran listrik di rumahnya sehingga terkejut dengan denda tersebut.

Saat dikonfirmasi, pengunggah twit itu, Risma, menceritakan, ia sudah berupaya mengajukan sanggahan secara online.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Untuk penyelesaiannya, ia diminta datang ke kantor PLN di unit layanan pelanggan (ULP) Rungkut, Surabaya. Akan tetapi, perkara ini belum usai karena Risma harus mengurus berkas lainnya.

Bagaimana tanggapan PLN? Simak selengkapnya dalam berita ini:

Denda Rp 17 Juta karena Meteran Berlubang, Ini Kata PLN

Halaman:

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.