Mengenal Vigdis Finnbogadottir, Presiden Perempuan Pertama yang Dipilih Lewat Pemilu

Kompas.com - 01/08/2021, 13:30 WIB
Vigdís Finnbogadóttir, presiden perempuan pertama di dunia. Via Nationaal ArchiefVigdís Finnbogadóttir, presiden perempuan pertama di dunia.

KOMPAS.com - Hari ini 41 tahun lalu, atau tepatnya pada 1 Agustus 1980, untuk pertama kalinya seorang perempuan terpilih menjadi kepala negara melalui pemilihan umum.

Melansir Britannica, peristiwa bersejarah itu terjadi di Islandia, di mana Vigdis Finnbogadottir memenangi pemilu dan terpilih untuk menjabat sebagai presiden.

Dia memenangi pemilu dengan perolehan 33,6 persen suara nasional, mengungguli tiga kandidat lain yang adalah laki-laki.

Vigdis kemudian terpilih kembali sebagai presiden untuk tiga kali berturut-turut, yakni pada 1984, 1988, dan 1992, sebelum akhirnya pensiun pada 1996.

Kendati jabatan presiden di Islandia lebih bersifat seremonial, namun Vigdis mengambil peran aktif dalam jabatannya itu dan gencar mempromosikan negaranya sebagai duta budaya.

Baca juga: Mengenang Sosok Bung Hatta, dari Sepatu Bally hingga Tak Mau Dimakamkan di Taman Makam Pahlawan

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Lahir dari keluarga terpandang

Vigdis Finnbogadottir lahir pada 15 April 1930 di Reykjavik, Islandia.

Dia lahir dari keluarga kaya dan terpandang.

Ibunya mengepalai asosiasi perawat nasional Islandia, sedangkan ayahnya adalah seorang insinyur sipil.

Setelah lulus dari Reykjavik College pada 1949, Vigdis meneruskan pendidikan tinggi di Universitas Grenoble dan Sorbonne di Perancis dan Universitas Uppsala di Swedia.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.