Kompas.com - 28/06/2021, 16:05 WIB
Asisten Rumah Tangga (ART) terlihat menggelar tikar berpiknik di Taman Merlion, Marina Bay dengan jumlah maksimum 2 orang pada hari pertama pemberlakuan lockdown parsial Singapura (16/5/2021) KOMPAS.com/ERICSSENAsisten Rumah Tangga (ART) terlihat menggelar tikar berpiknik di Taman Merlion, Marina Bay dengan jumlah maksimum 2 orang pada hari pertama pemberlakuan lockdown parsial Singapura (16/5/2021)

Kasus aktif 313 orang dan pasien kritis 4 orang. 

Mengenai jumlah tes, Singapura melakukan 13.287.834 kali tes, atau 2.253.805 tes per 1 juta populasi. 

Dari data Our World in Data, Singapura telah melakukan 5,03 juta vaksinasi, sebanyak 2,06 juta di antaranya sudah divaksinasi lengkap atau 36,1 persen dari populasi. 

Penjelasan epidemiolog

Ramai soal Singapura yang mewacanakan new normal dan hidup bersama Covid-19, epidemiolog dari Griffith University Australia Dicky Budiman menyebutkan, hal itu kemungkinan baru bisa terlaksana dua tahun lagi. 

"Kalau dicermati, sebetulnya itu sikap nanti, akhir tahun depan atau dua tahun lagi, bukan saat ini," kata Dicky saat dihubungi, Senin (28/6/2021).

Dicky menjelaskan, untuk saat ini Covid-19 masih berstatus sebagai pandemi dan belum berubah menjadi penyakit endemi.

"Artinya, enggak ada negara yang bisa bilang ini sudah endemik. Jangankan Singapura, Australia saja yang bagus (penanganan pandeminya) tidak seperti itu. Karena kalau begitu pilihan strateginya (akan) banyak yang meninggal nanti, banyak yang dirawat," jelas Dicky.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Yakin Virus Corona Tak Bisa Lenyap, Singapura Berencana Tangani Covid-19 seperti Endemik

New normal

Dicky juga menegaskan, new normal yang diwacanakan Singapura dalam menghadapi Covid-19 adalah rencana jangka panjang, dan bukan terjadi saat ini.

Kenormalan baru yang dimaksud juga bukan berarti bebas sebebas mungkin tanpa adanya aturan apa pun.

"New normal itu terbiasa memakai masker, menjaga jarak, sirkulasi ventilasi ruangan itu baik, vaksinasi akan terus dilakukan tiap tahun, membatasi mobilitas, itu hal-hal yang disebut berdampingan normal. Jadi bukan berarti bebas, bukan seperti itu. Ini pemahaman tidak tepat," ungkap dia.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Video Pilihan

komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.