[KLARIFIKASI] Jemaah yang Tarik Dana Haji Tak Bisa Berhaji Seumur Hidup

Kompas.com - 15/06/2021, 07:05 WIB
Ilustrasi klarifikasi KOMPAS.com/AKBAR BHAYU TAMTOMOIlustrasi klarifikasi
Penulis Tim Cek Fakta
|
EditorTim Cek Fakta
klarifikasi

klarifikasi!

Berdasarkan verifikasi Kompas.com sejauh ini, ada yang perlu diluruskan terkait informasi ini.

KOMPAS.com - Beredar unggahan yang menyebut bahwa jemaah yang menarik dana hajinya kemungkinan tidak bisa berhaji seumur hidup. 

Unggahan tersebut mengaku mengutip dari Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH). 

Dari hasil penelusuran, ada yang perlu diluruskan dari unggahan tersebut. 

Jemaah haji yang hanya menarik dana pelunasan tidak akan kehilangan nomor antrean haji.

Jemaah haji akan kehilangan antrean pemberangkatan jika menarik seluruh dana yang meliputi dana setoran awal dan dana pelunasan serta nilai manfaat yang didapat dari rekening haji.

Narasi yang beredar

Klaim yang menyebut bahwa jemaah haji yang menarik dana hajinya kemungkinan tidak bisa berhaji seumur hidup, diunggah oleh akun Akhmad Fatoni pada 9 Juni 2021. 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Berikut ini narasi lengkapnya: 

BPKH : Jemaah yang tarik dana haji, konsekwensinya kemungkinan tidak berhaji seumur hidup.....
looooo.... kok sepertinya ada tekanan dan mengancam....
kalo begitu boleh lah kalo dana haji di audit.. walopun BPKH, BPK, pemerintah menyatakan bahwa dana haji aman. masyarakat juga perlu tau.

Penelusuran Kompas.com

Klaim yang menyebut bahwa jemaah yang menarik dana haji kemungkinan tidak bisa berhaji seumur hidup, perlu diklarifikasi. 

Jemaah haji yang hanya menarik dana pelunasan haji, tidak akan kehilangan nomor antrean haji. 

HOAKS ATAU FAKTA?

Jika Anda mengetahui ada berita viral yang hoaks atau fakta, silakan klik tombol laporkan hoaks di bawah ini

closeLaporkan Hoaks checkCek Fakta Lain
Berkat konsistensinya, Kompas.com menjadi salah satu dari 49 Lembaga di seluruh dunia yang mendapatkan sertifikasi dari jaringan internasional penguji fakta (IFCN - International Fact-Checking Network). Jika pembaca menemukan Kompas.com melanggar Kode Prinsip IFCN, pembaca dapat menginformasikannya kepada IFCN melalui tombol di bawah ini.
Laporkan
Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X