Kompas.com - 19/04/2021, 11:25 WIB
Umat Muslim mengitari Ka'bah saat melakukan tawaf ibadah haji dengan penerapan protokol kesehatan di Masjidil Haram, Kota Mekah, Arab Saudi, Minggu (2/8/2020). Pelaksanaan haji yang istimewa tahun ini di tengah pandemi Covid-19 hanya diikuti sekitar 1.000 jemaah, dengan protokol kesehatan yang ketat. AFP/HO/SAUDI MINISTRY OF MEDIAUmat Muslim mengitari Ka'bah saat melakukan tawaf ibadah haji dengan penerapan protokol kesehatan di Masjidil Haram, Kota Mekah, Arab Saudi, Minggu (2/8/2020). Pelaksanaan haji yang istimewa tahun ini di tengah pandemi Covid-19 hanya diikuti sekitar 1.000 jemaah, dengan protokol kesehatan yang ketat.

KOMPAS.com - Kementerian Agama (Kemenag) masih menunggu kepastian dari Arab Saudi terkait penyelenggaraan haji pada 2021.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag, Khoirizi Dasir, mengatakan, hingga saat ini belum ada informasi apa pun mengenai haji 2021.

"Sampai hari ini, kami belum menerima informasi secara resmi terkait penyelenggaraan haji 2021 dari pemerintah Arab Saudi," ujar Khoirizi saat dihubungi Kompas.com melalui sambungan telepon, Jumat (16/4/2021).

Bukan hanya Indonesia, Khoirizi mengatakan, semua negara di dunia juga belum mendapat informasi apa pun terkait haji 2021 dari Arab Saudi.

"Pokoknya yang berhubungan dengan Taklimatul Hajj, regulasi pemerintah Arab Saudi soal haji, belum ada statement apa pun dari mereka," kata dia.

Baca juga: Dubes Arab Saudi untuk Indonesia: Insya Allah Tetap Ada Pelaksanaan Ibadah Haji di 2021

Meski belum ada keputusan soal haji 2021, Khoirizi yakin penyelenggaraan ibadah haji 2021 akan tetap ada.

Akan tetapi, apakah haji 2021 akan dibuka bagi semua negara di dunia, hal ini masih jadi pertanyaan.

"Kalau bahasa saya itu begini, haji itu pasti ada, tidak mungkin haji itu tidak ada. Tetapi pertanyaannya, apakah melibatkan negara muslim lain atau hanya sebatas warga negara Arab Saudi yang bermukim di sana saja," kata Khoirizi.

Pasalnya, Arab Saudi juga seperti negara-negara lainnya yang sedang berkonsentrasi menangani kasus Covid-19.

Baca juga: [KLARIFIKASI] Kuota Jemaah Haji 2021 Indonesia 64.000 Orang

Diberitakan, Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia Esam Abid Altaghafi optimistis ibadah haji diselenggarakan pada 2021 meskipun dengan kuota yang sangat terbatas.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X