Ramai soal Perpres Miras, Ini Penjelasan Mengapa Alkohol Memabukkan

Kompas.com - 03/03/2021, 06:30 WIB
Ilustrasi minuman keras(KOMPAS IMAGES/Kristianto Purnomo) KOMPAS.com/MUHAMMAD NAUFALIlustrasi minuman keras(KOMPAS IMAGES/Kristianto Purnomo)

KOMPAS.com - Pembicaraan perihal minuman keras (miras) atau minuman beralkohol baru-baru ini ramai di tengah masyarakat.

Sebelumnya, pemerintah diketahui membuka keran investasi minuman keras (miras) pada 2021. Hal itu diketahui menyusul adanya Perpres 10/2021 tentang Bidang Usaha Penanaman Modal.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meneken regulasi itu pada 2 Februari 2021 sebagai peraturan pelaksana Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.

Namun dalam perkembangannya, pemerintah memutuskan untuk mencabut aturan mengenai investasi industri miras tersebut.

Baca juga: Viral Siswi SMA Negeri di Demak Diduga Pesta Miras, Ini Faktanya

Keputusan ini disampaikan Presiden Joko Widodo dalam tayangan video YouTube Sekretariat Presiden Selasa (2/3/2021).

"Bersama ini saya sampaikan, saya putuskan lampiran Perpres terkait pembukaan investasi baru dalam industri minuman keras yang mengandung alkohol saya nyatakan dicabut," kata Jokowi.

Warganet pun turut menanggapi pencabutan aturan investasi miras ini.

Kata "mabuk" pun sempat menjadi trending di Twitter.

Hingga Selasa (2/3/2021) pukul 16.30 WIB, sebanyak 15,2 ribu twit membicarakan topik soal mabuk.

Baca juga: Trending di Twitter, Ini Wilayah yang Masuk Klasifikasi Ring 1

Baca juga: Trending IPK 1,77, Ini Sejarah Istilah Nasib Satu Koma atau Nasakom

Lantas, mengapa miras dapat membuat seseorang menjadi mabuk? Bagaimana prosesnya dalam tubuh? Berikut penjelasannya...

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X