Sudah Didistribusikan, seperti Ini Cara Penyimpanan Vaksin Sinovac

Kompas.com - 10/01/2021, 16:37 WIB
Vaksin Covid-19 dari Sinovac, China, saat tiba di Indonesia, akhir Desember 2020. Dok SEKRETARIAT PRESIDENVaksin Covid-19 dari Sinovac, China, saat tiba di Indonesia, akhir Desember 2020.

KOMPAS.com - Program vaksinasi Covid-19 di Indonesia rencananya akan dilaksanakan mulai pekan depan, tepatnya pada Rabu (13/1/20210), dengan Presiden Joko Widodo sebagai orang pertama yang disuntik vaksin.

Setelah Jokowi, program vaksinasi akan dilanjutkan secara serentak di 34 provinsi secara bertahap, dengan prioritas penerima tenaga kesehatan.

Para penerima vaksin akan mendapatkan vaksin di Fasilitas Pelayanan Kesehatan (Fasyankes) milik pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan swasta yang memenuhi syarat.

Untuk melaksanakan program vaksinasi Covid-19, pemerintah telah mendatangkan 3 juta vaksin buatan perusahaan China, Sinovac.

Distribusi vaksin juga telah dilaksanakan ke sejumlah daerah, dan tercatat sudah ada 12 provinsi yang menerima vaksin Covid-19 buatan Sinovac.

Baca juga: [HOAKS] Vaksin Sinovac Punya Efek Samping Memperbesar Alat Kelamin Pria

12 provinsi sudah terima vaksin

Seperti diberitakan Kompas.com, Rabu (6/1/2021), tercatat ada 12 wilayah yang menerima vaksin Sinovac.

Berikut rinciannya:

  1. Banten: 14.560 dosis
  2. Jawa Tengah: 62.560 dosis
  3. Jambi: 20.000 dosis
  4. Sumatera Barat: 36.920 dosis
  5. Sumatera Selatan: 30.000 dosis
  6. Bengkulu: 20.280 dosis
  7. Lampung: 40.520 dosis
  8. Jawa Timur: 77.760 dosis
  9. Bali: 31.000 dosis
  10. Kalimantan Utara: 10.680 dosis
  11. Sulawesi Barat: 5.960 dosis
  12. Papua: 14.680 dosis

Penyimpanan vaksin Sinovac

Pekerja melakukan bongkar muat Envirotainer berisi vaksin COVID-19 Sinovac setibanya dari Beijing di Terminal Cargo Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (31/12/2020). Sebanyak 1,8 juta dosis vaksin COVID-19 Sinovac kembali tiba di Indonesia yang selanjutnya dibawa ke Bio Farma Bandung untuk dilakukan uji klinis. ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/aww.
ANTARA FOTO/MUHAMMAD IQBAL Pekerja melakukan bongkar muat Envirotainer berisi vaksin COVID-19 Sinovac setibanya dari Beijing di Terminal Cargo Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (31/12/2020). Sebanyak 1,8 juta dosis vaksin COVID-19 Sinovac kembali tiba di Indonesia yang selanjutnya dibawa ke Bio Farma Bandung untuk dilakukan uji klinis. ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/aww.
Vaksin Covid-19 buatan Sinovac hanya membutuhkan penyimpanan dalam lemari es, dengan standar suhu 2-8 derajat celcius, dan dapat bertahan hingga 3 tahun lamanya.

Pemerintah melalui Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan telah menerbitkan petunjuk teknis vaksinasi Covid-19.

Salah satunya, mengatur tentang tata cara penyimpanan vaksin pada suhu 2-8 derajat celcius, termasuk vaksin Covid-19 buatan Sinovac.

Pertama, ruang penyimpanan vaksin harus terhindar dari paparan sinar matahari langsung.

Untuk menghindari kesalahan pengambilan, vaksin Covid-19 perlu disimpan secara terpisah dalam rak atau keranjang vaksin yang berbeda agar tidak tertukar dengan vaksin rutin.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X