Di Ambang Resesi, Bagaimana Tips Mengatur Keuangan yang Baik?

Kompas.com - 22/09/2020, 20:45 WIB
Ilustrasi uang psphotographIlustrasi uang
Penulis Mela Arnani
|

Meski begitu, menurut Bhima, harga pangan akan berbeda dari krisis 1998, di mana pada saat itu terjadi inflasi hingga 70 persen.

"Sementara di 2020 ini yang terjadi adalah deflasi, di mana harga pangan justru menurun," ujar dia.

Baca juga: Indonesia di Tengah Ancaman Resesi, Ini Peluang Bisnis yang Bisa Dilakukan

Mengelola keuangan

Bhima pun membagikan tips mengelola keuangan di tengah resesi.

Ia mengatakan dalam pengelolaan keuangan di masa resesi wajib memprioritaskan dana ke kebutuhan pokok.

Di antaranya adalah untuk bahan pangan, obat-obatan, tagihan listrik, air, hingga kuota internet.

"Baru setelah itu kebutuhan yang sifatnya sekunder, seperti beli baju atau kendaraan baru," ujar Bhima.

Selain itu, pada kondisi resesi, menurutnya masih penting bagi setiap orang untuk mengalokasikan dana darurat.

Baca juga: Mengenal Apa Itu Resesi dan Bedanya dengan Depresi Ekonomi

Minimum dalam kondisi pandemi dan risiko kehilangan pekerjaan seperti saat ini, lanjut Bhima, dana darurat setidaknya sebesar 20-40 persen dari pendapatan.

"Jika mendadak sakit atau diputus kontrak dari perusahaan, masih ada cadangan cash untuk bertahan hidup," paparnya.

Sementara itu, masih diperlukan dana untuk melakukan investasi ke aset yang aman seperti emas atau logam mulia.

"(Serta) surat utang pemerintah dan deposito bank tenor jangka pendek, kurang dari 2 tahun," ujar Bhima.

Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X