Facebook Hapus Unggahan Trump karena Dianggap Misinformasi soal Virus Corona

Kompas.com - 06/08/2020, 09:25 WIB
President Donald Trump speaks during a briefing with reporters in the James Brady Press Briefing Room of the White House, Tuesday, Aug. 4, 2020, in Washington.(AP Photo/Alex Brandon) Alex BrandonPresident Donald Trump speaks during a briefing with reporters in the James Brady Press Briefing Room of the White House, Tuesday, Aug. 4, 2020, in Washington.(AP Photo/Alex Brandon)

KOMPAS.com - Pada Rabu (5/8/2020), Facebook Inc menghapus unggahan dalam akun Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Informasi yang diunggah Trump dianggap Facebook melanggar aturan untuk tidak membagikan informasi yang salah mengenai virus corona.

Melansir Reuters, 6 Agustus 2020, unggahan tersebut berupa video yang menampilkan wawancara dengan Fox & Friends pada hari sebelumnya. Dalam unggahannya, Trump menyebutkan bahwa anak-anak hampir kebal terhadap Covid-19.

"Video ini menyertakan klaim palsu bahwa sekelompok orang kebal dari Covid-19, yang merupakan pelanggaran kebijakan kami seputar misinformasi corona virus yang berbahaya," demikian pernyataan Juru Bicara Facebook.

Baca juga: Deretan Perusahaan yang Boikot Iklan di Facebook, dari Ford, Unilever hingga Microsoft

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) mengatakan, meski kasus Covid-19 sebagian besar diderita orang dewasa, sejumlah anak dan bayi juga ada yang terinfeksi virus corona.

Mereka juga dapat menularkannya kepada orang lain.

Tim kampanye Trump tidak segera menanggapi permintaan untuk memberikan komentar.

Selama pengarahan di Gedung Putih, Trump mengulangi klaimnya bahwa virus itu berdampak kecil pada anak-anak.

"Anak-anak menanganinya dengan sangat baik," ujar dia.

"Jika Anda melihat jumlahnya, dalam hal kematian untuk anak-anak di bawah usia tertentu, sistem kekebalan tubuh mereka sangat kuat dan sangat kuat. Mereka tampaknya dapat menanganinya dengan sangat baik dan itu menurut setiap klaim statistik," lanjut Trump.

Baca juga: Facebook Larang Iklan yang Mengklaim Sembuh dari Virus Corona 

Halaman:
Baca tentang

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X