Lowongan di BUMN PT Hutama Karya untuk Lulusan D-4 hingga S-2

Kompas.com - 27/02/2020, 18:38 WIB
Lowongan pekerjaan BUMN PT Hutama Karya. PT Hutama KaryaLowongan pekerjaan BUMN PT Hutama Karya.

KOMPAS.com - Badan Usaha Milik Negara ( BUMN) PT Hutama Karya membuka lowongan pekerjaan bagi para lulusan D-4 hingga S-2.

Saat dikonfirmasi, SEVP of Corporate Secretary PT Hutama Karya Muhammad Fauzan membenarkan informasi lowongan pekerjaan tersebut.

"Memang benar saat ini Hutama Karya sedang membuka lowongan pekerjaan untuk management trainee program sesuai dengan kebutuhan perusahaan kami," kata Fauzan saat dihubungi Kompas.com, Kamis (27/2/2020).

Lowongan ini dibuka dari 25 Februari hingga 10 Maret 2020.

Informasi mengenai lowongan pekerjaan di Hutama Karya tersebut dapat dilihat pada laman berikut: https://rekrutmen.hutamakarya.com/.

Baca juga: Rumah Sakit UNS Buka Lowongan Pekerjaan untuk Lulusan SMA-S2, Minat?

Bidang pekerjaan

Management Trainee PT Hutama Karya

Beberapa syarat di antaranya, memiliki IPK minimal 3.00, berusia maksimal 27 tahun, dan bersedia ditempatkan diseluruh unit operasi PT. Hutama Karya (Persero).

Mereka yang baru lulus alias fresh graduate juga terbuka untuk mengajukan lamaran.

Tingkat pendidikan minimal S1/sederajat dengan jurusan:

  • Arsitektur
  • Studi Bisnis/Administrasi/Manajemen
  • Ilmu Komputer/Teknologi Informasi
  • Ekonomi
  • Teknik (Kimia)
  • Teknik (Sipil)
  • Teknik (Listrik/Elektronik)
  • Teknik (Industri)
  • Teknik (Mekanik)
  • Hukum
  • Akuntansi
  • Administrasi Bisnis
  • Pajak
  • Komunikasi
  • Desain grafis
  • Manajemen
  • Administrasi perkantoran.

Baca juga: Lion Air Buka Lowongan untuk Lulusan D3-S1, Ini Rinciannya

Halaman:
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bikin Masker Sendiri di Rumah, Ini Bahan yang Paling Baik Menurut Penelitian

Bikin Masker Sendiri di Rumah, Ini Bahan yang Paling Baik Menurut Penelitian

Tren
 4 Kepala Negara yang Sumbangkan Gaji Perangi Covid-19, dari Donald Trump hingga Erdogan

4 Kepala Negara yang Sumbangkan Gaji Perangi Covid-19, dari Donald Trump hingga Erdogan

Tren
Kemenag Terbitkan Panduan Ibadah Ramadhan dan Idul Fitri Saat Pandemi Corona

Kemenag Terbitkan Panduan Ibadah Ramadhan dan Idul Fitri Saat Pandemi Corona

Tren
Ingin Membuat Masker Kain Rumahan? Coba Tutorial Ini!

Ingin Membuat Masker Kain Rumahan? Coba Tutorial Ini!

Tren
Angka Kematian Akibat Corona di Jerman Rendah, Ini Beberapa Alasannya

Angka Kematian Akibat Corona di Jerman Rendah, Ini Beberapa Alasannya

Tren
Jadi Rumah Sakit Rujukan Covid-19, Pertamina Siapkan 52 Kamar Hotel untuk Tenaga Medis

Jadi Rumah Sakit Rujukan Covid-19, Pertamina Siapkan 52 Kamar Hotel untuk Tenaga Medis

Tren
Amankah Donor Darah Saat Pandemi Virus Corona? Ini Penjelasan PMI

Amankah Donor Darah Saat Pandemi Virus Corona? Ini Penjelasan PMI

Tren
Dampak Virus Corona, Kasus KDRT di Dunia Meningkat akibat Covid-19

Dampak Virus Corona, Kasus KDRT di Dunia Meningkat akibat Covid-19

Tren
Kucing Disebut Dapat Tertular Virus Corona, Ahli: Belum Tentu Menular ke Manusia

Kucing Disebut Dapat Tertular Virus Corona, Ahli: Belum Tentu Menular ke Manusia

Tren
Bagaimana Cara Melindungi Hewan Peliharaan dari Infeksi Virus Corona?

Bagaimana Cara Melindungi Hewan Peliharaan dari Infeksi Virus Corona?

Tren
2.491 Orang Positif Covid-19 di Indonesia, Ini Rincian Kasus di 32 Provinsi

2.491 Orang Positif Covid-19 di Indonesia, Ini Rincian Kasus di 32 Provinsi

Tren
Update Virus Corona di Dunia, Berikut 10 Negara dengan Kasus Tertinggi

Update Virus Corona di Dunia, Berikut 10 Negara dengan Kasus Tertinggi

Tren
Kasus Infeksi Melonjak, Jepang Umumkan Status Darurat Nasional Virus Corona

Kasus Infeksi Melonjak, Jepang Umumkan Status Darurat Nasional Virus Corona

Tren
Wajib Pakai Masker, Cermati 5 Hal Ini jika Gunakan Masker Kain

Wajib Pakai Masker, Cermati 5 Hal Ini jika Gunakan Masker Kain

Tren
Berikut Penjelasan Kenapa Masa Karantina Corona Harus Dilakukan 14 Hari

Berikut Penjelasan Kenapa Masa Karantina Corona Harus Dilakukan 14 Hari

Tren
komentar
Close Ads X