Perang Jepang dan Rusia: Penyebab, Pertempuran, dan Dampak

Kompas.com - 30/11/2021, 13:00 WIB
Perlawanan pasukan Jepang atas Rusia pada 1904. Wikimedia CommonsPerlawanan pasukan Jepang atas Rusia pada 1904.

KOMPAS.com - Perang antara Jepang dan Rusia berlangsung sejak tanggal 10 Februari 1904 hingga 5 September 1905.

Peperangan ini utamanya terjadi karena perebutan Kota Port Arthur (kota pelabuhan di China) dan Jazirah Liaodong, ditambah dengan jalur rel dari pelabuhan tersebut ke Harbin. 

Pada akhirnya, pertempuran brutal dan panjang antara Rusia dan Jepang diakhiri dengan perjanjian damai.

Selama 19 bulan berlangsung, pertempuran ini telah memakan banyak korban jiwa. Setidaknya sekitar 150.000 pasukan dari kedua belah pihak tewas di medan perang.

Baca juga: Perang Kuning: Latar Belakang, Tokoh, Jalannya Pertempuran, dan Akhir

Latar belakang

Pada awal abad ke-20, Rusia telah menjadi kekuatan dunia yang diperhitungkan dengan wilayah yang luas di Eropa Timur dan Asia Tengah.

Sementara itu, Jepang juga dipandang sebagai kekuatan Asia berkat Restorasi Meiji yang terjadi pada 1868.

Pada 1904, Kekaisaran Rusia yang diperintah oleh Tsar Nicholas II yang otokratis (keputusan berpusat pada pemimpin), dipandang sebagai salah satu kekuatan teritorial terluas di dunia. 

Masih di tahun yang sama, pusat pengiriman Siberika dari Vladivostok terpaksa ditutup selama berbulan-bulan akibat musim dingin. 

Oleh sebab itu, Kekaisaran Rusia butuh pelabuhan air hangat di Samudra Pasifik, baik untuk tujuan dagang maupun pangkalan untuk angkatan lautnya yang sedang tumbuh. 

Guna mengatasi masalah tersebut, Tsar Nicholas mengarahkan perhatiannya pada Semenanjung Korea dan Liaodong di China. 

Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Homo Rudolfensis: Sejarah Penemuan, Ciri-ciri, dan Kehidupan

Homo Rudolfensis: Sejarah Penemuan, Ciri-ciri, dan Kehidupan

Stori
Kelebihan dan Kelemahan Teori Mekkah

Kelebihan dan Kelemahan Teori Mekkah

Stori
Mengapa Pemerintah Membubarkan Konstituante pada 1959?

Mengapa Pemerintah Membubarkan Konstituante pada 1959?

Stori
Sejarah Nama Nusantara

Sejarah Nama Nusantara

Stori
Keterkaitan Bom Hiroshima dan Nagasaki dengan Kemerdekaan Indonesia

Keterkaitan Bom Hiroshima dan Nagasaki dengan Kemerdekaan Indonesia

Stori
Latar Belakang Terbentuknya NATO dan SEATO

Latar Belakang Terbentuknya NATO dan SEATO

Stori
Uwais Al Qarni, Orang yang Dirindukan Surga

Uwais Al Qarni, Orang yang Dirindukan Surga

Stori
Sejarah Lawang Sewu

Sejarah Lawang Sewu

Stori
Pangeran Jayakarta, Penguasa Jakarta yang Paling Diburu VOC

Pangeran Jayakarta, Penguasa Jakarta yang Paling Diburu VOC

Stori
Negara-negara Anggota AFTA

Negara-negara Anggota AFTA

Stori
Sejarah dan Filosofi Rumah Joglo

Sejarah dan Filosofi Rumah Joglo

Stori
Latar Belakang Lahirnya Politik Luar Negeri Bebas Aktif Indonesia

Latar Belakang Lahirnya Politik Luar Negeri Bebas Aktif Indonesia

Stori
Tengku Abdul Jalil, Tokoh Perlawanan Aceh terhadap Jepang

Tengku Abdul Jalil, Tokoh Perlawanan Aceh terhadap Jepang

Stori
Sejarah Singkat Kerajaan Tonga

Sejarah Singkat Kerajaan Tonga

Stori
Sejarah Pramugari, Nyonya Rumah di Udara

Sejarah Pramugari, Nyonya Rumah di Udara

Stori
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.