Reconquista, Akhir Kekuasaan Islam di Spanyol

Kompas.com - 27/07/2021, 08:00 WIB
Pertempuran Las Navas de Tolosa (1212), titik balik penting dari Reconquista. Wikimedia CommonsPertempuran Las Navas de Tolosa (1212), titik balik penting dari Reconquista.

KOMPAS.com - Reconquista adalah upaya penaklukan kembali wilayah Spanyol oleh umat Kristen dari umat muslim.

Peristiwa ini berlangsung dalam rentang waktu yang sangat panjang, yaitu antara 722-1492 M atau sekitar 770 tahun.

Awal Reconquista ditandai dengan Pertempuran Covadonga (722 M), ketika umat Kristen mengalahkan pasukan Bani Umayyah, dan berakhir dengan jatuhnya Kerajaan Granada pada 1492.

Latar belakang Reconquista

Pada 711, Kerajaan Kristen Visigoth di Spanyol mengalami pergolakan karena adanya perang saudara.

Hal itu kemudian dimanfaatkan oleh orang-orang Moor dari Afrika Utara yang menganut Islam untuk merebut Spanyol.

Setelah itu umat muslim mendirikan Keamiran Kordoba atau Negara Umayyah di Al-Andalus pada 756.

Kekuasaan muslim di Spanyol pun berlangsung selama beberapa ratus tahun.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kendati demikian, umat Kristen tidak tinggal diam dan terus berupaya untuk merebut Spanyol kembali.

Secara umum, berikut ini dua faktor utama yang mengawali penyerbuan umat Kristen terhadap umat muslim Spanyol.

  • Timbul perpecahan di kalangan umat Islam Spanyol
  • Muncul keamiran-keamiran (provinsi) kecil pasca keruntuhan Khilafah Umayyah di Spanyol

Baca juga: Pertempuran Khaibar: Penyebab dan Jalannya Perang

Jalannya peristiwa Reconquista

Dalam kurun waktu 770 tahun, umat Kristen berusaha merebut kembali wilayah Spanyol secara bertahap.

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengaruh Renaissance bagi Indonesia

Pengaruh Renaissance bagi Indonesia

Stori
Ngaben: Asal-usul, Tujuan, Prosesi, dan Macamnya

Ngaben: Asal-usul, Tujuan, Prosesi, dan Macamnya

Stori
Sejarah Wayang Kulit

Sejarah Wayang Kulit

Stori
Tarian Suling Dewa, Tari Pemanggil Hujan asal Lombok

Tarian Suling Dewa, Tari Pemanggil Hujan asal Lombok

Stori
Kondisi Eropa Sebelum Renaissance

Kondisi Eropa Sebelum Renaissance

Stori
Ritual Ujungan, Tarian Pemanggil Hujan

Ritual Ujungan, Tarian Pemanggil Hujan

Stori
Mengapa Aceh Menyerang Portugis di Malaka?

Mengapa Aceh Menyerang Portugis di Malaka?

Stori
Perhiasan Manusia Purba

Perhiasan Manusia Purba

Stori
Mengapa Karya Sastra Kerajaan Kediri dan Majapahit Berkembang Pesat?

Mengapa Karya Sastra Kerajaan Kediri dan Majapahit Berkembang Pesat?

Stori
Paduka Bathara dalam Struktur Pemerintahan Majapahit

Paduka Bathara dalam Struktur Pemerintahan Majapahit

Stori
Sejarah Perayaan Thanksgiving

Sejarah Perayaan Thanksgiving

Stori
Common Sense, Pamflet Thomas Paine yang Dorong Kemerdekaan AS

Common Sense, Pamflet Thomas Paine yang Dorong Kemerdekaan AS

Stori
Isi Pidato 'I Have a Dream' Martin Luther King

Isi Pidato "I Have a Dream" Martin Luther King

Stori
Mengapa China Tidak Menyerang Taiwan?

Mengapa China Tidak Menyerang Taiwan?

Stori
Apa Bedanya China, Taiwan, Hong Kong, dan Macau?

Apa Bedanya China, Taiwan, Hong Kong, dan Macau?

Stori
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.