Mohammad Roem: Peran, Kiprah, dan Penangkapan

Kompas.com - 04/08/2021, 08:00 WIB
Mohammad Roem, tokoh dalam Perjanjian Roem-Royen Wikimedia Commons/ Creative Commons Zero, Public Domain DedicationMohammad Roem, tokoh dalam Perjanjian Roem-Royen

KOMPAS.com - Mohammad Roem adalah diplomat dan salah satu pemimpin revolusi kemerdekaan Indonesia. 

Yang paling terkenal dari Mohammad Roem adalah keterlibatannya dalam Perjanjian Roem-Royen selama Revolusi Indonesia.

Mohammad Roem menjadi delegasi Indonesia dalam perundingan antara Belanda dengan Indonesia pada 17 April 1949. 

Perjanjian Roem-Royen adalah perundingan yang dibuat Indonesia dengan Belanda pada 7 Mei 1949 untuk menyelesaikan konflik di awal kemerdekaan.

Baca juga: Djatikusumo: Kiprah dan Karier Militernya

Pendidikan

Roem lahir di Parakan, Temanggung, Jawa Tengah, pada 16 Mei 1908. Ia merupakan putra dari Dulkarnaen Djojosasmito dan Siti Tarbijah. 

Pada 1915, Roem belajar di Volkschool atau Sekolah Rakyat selama dua tahun. Kemudian, ia melanjutkan pendidikannya di Hollandse Inlandsche School (HIS) sampai 1924. 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Masih di tahun yang sama, 1924, Roem mendapat beasiswa untuk belajar di STOVIA atau sekolah dokter pribumi. 

Tiga tahun berselang, ia berhasil menyelesaika ujian dan dipindahkan ke Algemene Middelbare School atau sekolah menengah atas. Ia lulus pada 1930.

Setelah mengikuti ujian masuk perguruan tinggi kedokteran, Roem ditolak.

Ia kemudian memasuki Rechtshoogeschool te Batavia (Sekolah Tinggi Hukum) di Jakarta pada 1932.

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rumah Sakit pada Masa Peradaban Islam

Rumah Sakit pada Masa Peradaban Islam

Stori
Perlawanan Rakyat Ternate terhadap Spanyol

Perlawanan Rakyat Ternate terhadap Spanyol

Stori
5 Negara yang Menandatangani Deklarasi Berdirinya ASEAN

5 Negara yang Menandatangani Deklarasi Berdirinya ASEAN

Stori
Raja Pakualaman VIII, BRMH Sularso Kunto Suratno

Raja Pakualaman VIII, BRMH Sularso Kunto Suratno

Stori
Inggit Garnasih, Istri Soekarno yang Setia di Masa Sulit

Inggit Garnasih, Istri Soekarno yang Setia di Masa Sulit

Stori
4 Tokoh Pahlawan Asal Lampung

4 Tokoh Pahlawan Asal Lampung

Stori
Multatuli, Penulis Belanda yang Memihak Indonesia

Multatuli, Penulis Belanda yang Memihak Indonesia

Stori
Undang-Undang Agraria 1870: Isi, Tujuan, Pengaruh, dan Pelanggaran

Undang-Undang Agraria 1870: Isi, Tujuan, Pengaruh, dan Pelanggaran

Stori
Hak-Hak Istimewa VOC

Hak-Hak Istimewa VOC

Stori
Mengapa Daendels Dipanggil Pulang ke Belanda?

Mengapa Daendels Dipanggil Pulang ke Belanda?

Stori
Front Barat Perang Dunia I

Front Barat Perang Dunia I

Stori
Bangsa Vedda di Indonesia

Bangsa Vedda di Indonesia

Stori
Proses Kedatangan Bangsa Barat ke Indonesia

Proses Kedatangan Bangsa Barat ke Indonesia

Stori
Sejarah Penemuan Tanjung Harapan

Sejarah Penemuan Tanjung Harapan

Stori
Kapak Perimbas: Fungsi, Ciri-ciri, dan Lokasi Penemuan

Kapak Perimbas: Fungsi, Ciri-ciri, dan Lokasi Penemuan

Stori
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.