Max Havelaar: Cerita, Kritik, dan Dampak

Kompas.com - 22/06/2021, 20:00 WIB
Eduard Douwes Dekker britannica.comEduard Douwes Dekker

Kritik

Akhirnya, Multatuli atau Edward Douwes Dekker menulis Max Havelaar sebagai bentuk protes terhadap kebijakan kolonial ini. 

Namun, tulisan ini juga memiliki tujuan lain, yaitu untuk mencari rehabilitasi untuk pengunduran dirinya dari layanan pemerintah.

Dari tulisan ini, masyarakat Eropa mulai menyadari bahwa kekayaan yang mereka dapat merupakan hasil penderitaan di bagian lain dunia. 

Kesadaran ini kemudian membentuk motivasi kebijakan etis yang baru, di mana pemerintah kolonial Belanda berusaha untuk membayar hutang mereka kepada rakyat kolonial.

Pembayaran hutang ini dilakukan dengan memberikan pendidikan kepada beberapa kelas pribumi, umumnya anggota pelit yang setia kepada pemerintah kolonial.

Baca juga: Syarif Kasim II: Masa Muda, Kiprah, dan Perjuangan

Dampak

Sejak terbitnya novel Max Havelaar, banyak masyarakat yang semakin terbuka pikirannya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Mereka lebih berani untuk menentang kebijakan cultuurstelsel, sampai akhirnya sistem tersebut dihapuskan. 

Hilangnya cultuurstelsel kemudian disusul dengan terbentuknya politik etis. 

Pada 1976, novel Max Havelaar diadaptasi ke film layar lebar.

Referensi: 

  • Toer, Pramoedya Ananta. (1999). Max Havelaar "Kisah yang membunuh kolonialisme". Bandung: PT Mizan Pustaka Anggota IKAPI. 

Halaman:


Sumber Kompas.com
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pengaruh Kebudayaan Dongson di Indonesia

Pengaruh Kebudayaan Dongson di Indonesia

Stori
Mengapa Jalan Raya Pos Anyer-Panarukan Tidak Sampai Banyuwangi?

Mengapa Jalan Raya Pos Anyer-Panarukan Tidak Sampai Banyuwangi?

Stori
Asal-usul Nama Kudus

Asal-usul Nama Kudus

Stori
Mengapa Invasi Teluk Babi Gagal?

Mengapa Invasi Teluk Babi Gagal?

Stori
Asal-usul Nama Yogyakarta

Asal-usul Nama Yogyakarta

Stori
Asal Muasal Nama Boyolali

Asal Muasal Nama Boyolali

Stori
Asal-usul Nama Semarang, dari Pohon Asam

Asal-usul Nama Semarang, dari Pohon Asam

Stori
Sarkofagus: Pengertian, Fungsi, Ciri-ciri, dan Lokasi Penemuan

Sarkofagus: Pengertian, Fungsi, Ciri-ciri, dan Lokasi Penemuan

Stori
Candrasa: Pengertian, Fungsi, Ciri-ciri, dan Lokasi Penemuan

Candrasa: Pengertian, Fungsi, Ciri-ciri, dan Lokasi Penemuan

Stori
Wali Songo dan Wilayah Penyebarannya

Wali Songo dan Wilayah Penyebarannya

Stori
Wali Songo dan Nama Aslinya

Wali Songo dan Nama Aslinya

Stori
Hamengkubuwono IV, Sultan Termuda Yogyakarta

Hamengkubuwono IV, Sultan Termuda Yogyakarta

Stori
Sri Sultan Hamengkubuwono III: Masa Pemerintahan dan Peninggalannya

Sri Sultan Hamengkubuwono III: Masa Pemerintahan dan Peninggalannya

Stori
Asal Usul Nama Bogor

Asal Usul Nama Bogor

Stori
Asal Usul Nama Lamongan

Asal Usul Nama Lamongan

Stori
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.