Kerajaan Samudera Pasai: Sejarah, Masa Kejayaan, dan Peninggalan

Kompas.com - 21/04/2021, 16:35 WIB
Kerajaan Samudera Pasai KemdikbudKerajaan Samudera Pasai

Puncak kejayaan Kerajaan Samudera Pasai juga ditandai dengan aktivitas perdagangan yang sudah maju, ramai, dan menggunakan koin emas sebagai alat pembayaran.

Koin emas yang disebut dirham ini pertama kali diperkenalkan oleh Sultan Muhammad Malik Az Zahir, ayah Mahmud Malik Az Zahir, dan kemudian digunakan secara resmi di kerajaan.

Pada masa kejayaannya, Samudera Pasai merupakan pusat perniagaan penting di kawasan nusantara.

Samudera Pasai memiliki banyak bandar yang dikunjungi oleh para saudagar dari berbagai negeri, seperti Cina, India, Siam, Arab, dan Persia.

Kerajaan ini juga dikenal sebagai penghasil rempah-rempah terkemuka di dunia dengan lada sebagai komoditas andalannya.

Tidak hanya itu, Samudera Pasai juga menjadi produsen sutra, kapur barus, dan emas.

Di samping sebagai pusat perdagangan, Samudera Pasai juga merupakan pusat perkembangan agama Islam.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Menurut Ibnu Batutah, Sultan Samudera Pasai disebut sebagai sosok yang menjunjung tinggi agama dan berhasil mengislamkan penduduk di daerah-daerah sekitarnya.

Masa kejayaan Samudera Pasai juga dipengaruhi oleh lemahnya pengaruh Kerajaan Sriwijaya.

Baca juga: Masjid-masjid Peninggalan Kerajaan Islam dan Ciri-cirinya

Kemunduran

Seiring perkembangan zaman, Samudera Pasai mengalami kemunduran.

Berikut beberapa faktor yang menyebabkan runtuhnya Kerajaan Samudera Pasai.

  • Menjadi sasaran Kerajaan Majapahit yang berambisi menyatukan nusantara.
  • Munculnya pusat politik dan perdagangan baru di Malaka yang letaknya lebih strategis.
  • Lahirnya Kerajaan Aceh Darussalam, yang kemudian mengambil alih penyebaran agama Islam.

Peninggalan

  • Makam-makam bertuliskan nama raja-raja Samudera Pasai
  • Koin berbahan emas yang menjadi alat pembayaran pada zamannya
  • Lonceng Cakra Donya
  • Hikayat Raja-raja Pasai

 

Referensi:

  • Amarseto, Binuko. (2017). Ensiklopedia Kerajaan Islam di Indonesia. Yogyakarta: Relasi Inti Media.

Halaman:


25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X