Komisi Tiga Negara: Latar Belakang, Anggota, dan Tugas

Kompas.com - 19/04/2021, 18:49 WIB
Komisi Tiga Negara (KTN) bentukan PBB kemdikbud.go.idKomisi Tiga Negara (KTN) bentukan PBB

KOMPAS.com - Komisi Tiga Negara atau yang juga dikenal sebagai Komisi Kantor Baik dibentuk oleh PBB pada tanggal 26 Agustus 1947.

Dibentuknya KTN ini bertujuan untuk menengahi konflik yang terjadi antara Indonesia dan Belanda pada Agresi Militer Belanda.

Terdapat tiga negara yang menjadi anggota dalam Komisi Tiga Negara, yaitu:

Baca juga: Ki Hadjar Dewantara: Kehidupan, Kiprah, dan Semboyannya

Latar Belakang 

Pada masa Agresi Militer Belanda I, Indonesia dan Belanda masih terus berseteru, karena Belanda belum menyerah untuk menguasai tanah air. 

Karena masalah Agresi Militer Belanda antara Indonesia dan Belanda tidak kunjung usai, pemerintah Indonesia mengundang Menteri Luar Negeri Australia, Herbert Vere Evatt, untuk turut membantu menyelesaikannya.

Pada waktu itu, Australia menjadi salah satu negara yang sudah merdeka serta kuat pada bidang militer. 

Sebagai bentuk bantuan Australia kepada Indonesia, Evatt berencana membawa permasalahan ini ke Dewan Keamanan PBB.

Tindakan dari Evatt ini mendapat dukungan dari Perdana Menteri Australia, Joseph Benedict Chifley. 

Permasalahan Indonesia kemudian diterima oleh Dewan Keamanan PBB pada 30 Juli 1947. 

Bantuan lain yang juga diberikan Australia yaitu dengan mengusulkan rancangan resolusi.

Halaman:

25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Raja-Raja Kerajaan Ternate

Raja-Raja Kerajaan Ternate

Stori
Raja-Raja Kerajaan Tidore

Raja-Raja Kerajaan Tidore

Stori
Raja-Raja Kerajaan Gowa-Tallo

Raja-Raja Kerajaan Gowa-Tallo

Stori
Raja-Raja Kerajaan Pajang

Raja-Raja Kerajaan Pajang

Stori
Raja-Raja Kerajaan Malaka

Raja-Raja Kerajaan Malaka

Stori
KH Zainul Arifin Pohan: Kehidupan, Karir, dan Panglima Hizbullah

KH Zainul Arifin Pohan: Kehidupan, Karir, dan Panglima Hizbullah

Stori
Ferdinand Lumban Tobing: Pendidikan, Perjuangan, dan Perannya

Ferdinand Lumban Tobing: Pendidikan, Perjuangan, dan Perannya

Stori
Raja-Raja Kerajaan Bali

Raja-Raja Kerajaan Bali

Stori
Raja-Raja Kerajaan Pajajaran

Raja-Raja Kerajaan Pajajaran

Stori
Raja-Raja Kerajaan Kalingga

Raja-Raja Kerajaan Kalingga

Stori
Raja-Raja Kerajaan Singasari

Raja-Raja Kerajaan Singasari

Stori
Raja-Raja Kerajaan Galuh

Raja-Raja Kerajaan Galuh

Stori
Raden Mas Surjopranoto: Latar Belakang, Pendidikan, dan Gerakan

Raden Mas Surjopranoto: Latar Belakang, Pendidikan, dan Gerakan

Stori
Abdul Muis: Kehidupan, Pekerjaan, Politik, dan Karya

Abdul Muis: Kehidupan, Pekerjaan, Politik, dan Karya

Stori
Balaputradewa, Pembawa Kejayaan Kerajaan Sriwijaya

Balaputradewa, Pembawa Kejayaan Kerajaan Sriwijaya

Stori
komentar
Close Ads X