Dihukum UEFA, Man City Disebut Bakal Sulit Datangkan Pemain Bintang

Kompas.com - 15/02/2020, 19:00 WIB
Gabriel Jesus, Raheem Sterling, RIyad Mahrez pada laga Manchester City vs Leicester City di Stadion Etihad, Minggu (22/12/2019) dini hari WIB. AFP/LINDSEY PARNABYGabriel Jesus, Raheem Sterling, RIyad Mahrez pada laga Manchester City vs Leicester City di Stadion Etihad, Minggu (22/12/2019) dini hari WIB.

KOMPAS.com - Eks gelandang timnas Inggris, Paul Ince, menyebut Manchester City bakal mengalami kesulitan mendatangkan pemain-pemain bintang setelah mendapat hukuman dari UEFA.

Pada Jumat (14/2/2020) waktu setempat, UEFA merilis bahwa Man City dijatuhi larangan tampil di kompetisi antarklub Eropa untuk musim 2020-2021 dan 2021-2022 setelah terbukti melanggar aturan Financial Fair Play (FFP).

Selain itu, Man City juga harus membayar denda sebesar 30 juta euro atau sekitar Rp 445 miliar.

Badan Kontrol Keuangan Klub-klub UEFA (CFCB) menyebutkan, Man City terbukti menggelembungkan pendapatan sponsor mereka yang diserahkan ke UEFA antara tahun 2012 dan 2016.

Baca juga: Hukuman UEFA kepada Man City Untungkan Liverpool?

Larangan bermain di kompetisi Eropa jelas menjadi kerugian bagi Man City.

Selain berpotensi kehilangan pemasukan dari kompetisi Eropa, tim berjuluk The Citizens itu juga terancam kehilangan pamor di mata bintang-bintang sepak bola dunia.

"Man City merupakan salah satu klub terbesar di dunia. Pemain-pemain terbaik di dunia pastinya mau bergabung karena bermain di Liga Champions," kata Ince kepada BT Sport.

"Jika mereka (Man City) tidak bermain di Liga Champions untuk dua musim, apakah mereka bisa mendatangkan pemain-pemain terbaik?," ujar Ince.

Para fans Manchester City membentangkan bendera yang menantang UEFA dan hukuman Financial Fair Play mereka saat Man City memastikan gelar juara Liga Inggris 2013-2014 di Stadion Etihad, Manchester, pada 11 Mei 2014.KOMPAS.com/Firzie A. Idris Para fans Manchester City membentangkan bendera yang menantang UEFA dan hukuman Financial Fair Play mereka saat Man City memastikan gelar juara Liga Inggris 2013-2014 di Stadion Etihad, Manchester, pada 11 Mei 2014.

Ince yang pernah bermain untuk Manchester United dan Liverpool menambahkan, musim ini merupakan waktu yang tepat bagi Pep Guardiola untuk memenangi Liga Champions bersama Manchester City.

"Untuk Pep, mereka harus memenangi (Liga Champions) tahun ini," kata Ince.

Baca juga: Man City Dihukum UEFA, Isu Guardiola ke Juventus Muncul Lagi

"Jika mereka tidak bermain di Liga Champions pada dua musim mendatang, maka pertanyaannya adalah apa yang akan dilakukan Pep dan para pemain," ucap Ince.

Seusai dijatuhi larangan bermain di kompetisi antarklub Eropa selama dua musim, Man City bakal menempuh jalur banding ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS).

Banding yang diajukan The Citizens disebut akan menentukan masa depan Pep Guardiola di Etihad Stadium.

Jika banding itu ditolak CAS, maka Guardiola bisa saja meninggalkan Manchester City pada akhir musim ini.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Sumber BT Sport
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X