FFP, Parma, dan Bukti Rentannya Klub yang Glamor karena Uang Pemilik

Kompas.com - 19/02/2020, 14:32 WIB
Parma saat masih diperkuat pemain-pemain bintang pada pertengahan era 1990-an. http://fanpicture.ru/Parma saat masih diperkuat pemain-pemain bintang pada pertengahan era 1990-an.
Penulis Alsadad Rudi
|

JAKARTA, KOMPAS.com - Manchester City sudah diputuskan bersalah atas pelanggaran Financial Fair Play (FFP).

Juara bertahan Liga Inggris itu dituduh telah memalsukan laporan keuangan, salah satunya menerima suntikan dana pemilik yang sudah dilarang oleh UEFA.

Sebagai hukuman atas pelanggaran FFP, Man City dilarang tampil di kompetisi klub Eropa selama dua tahun.

Belakangan, Man City menyatakan akan berupaya banding atas kasus tersebut ke Pengadilan Arbitrase Internasional (CAS).

Baca juga: Legenda Man United Prediksi Man City Menang Banding atas Hukuman UEFA

Man City bukanlah klub pertama yang menjadi korban peraturan FFP.

Sejak pertama kali diterapkan pada 2011 silam, tercatat sudah ada sejumlah klub yang mengalami nasib serupa, salah satunya AC Milan.

Seperti Man City, AC Milan juga tengah menjalani sanksi larangan berkompetisi di level Eropa yang dijatuhkan 2018 silam.

Paris Saint-Germain juga pernah divonis melanggar Financial Fair Play. Namun, PSG lolos setelah menang dalam banding yang diajukan ke CAS.

FFP mulai diterapkan pada 2011 saat UEFA dipimpin Michael Platini. Tujuan penerapannya untuk mencegah klub terlilit masalah utang piutang yang tentu saja mengancam eksistensi klub tersebut.

Jadi, setiap klub wajib menyeimbangkan neraca keuangannya.

Baca juga: Arsene Wenger Dukung Keputusan UEFA Beri Sanksi Man City

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X