Undian All England 2020, Momen Anthony Ginting Akhiri Penantian 26 Tahun

Kompas.com - 19/02/2020, 12:07 WIB
Tunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting bertanding melawan tunggal putra Denmark, Viktor Axelsen pada pertandingan semifinal Daihatsu Indonesia Masters 2020 di Istora Senayan Jakarta, Sabtu (18/1/2020). Anthony Sinisuka Ginting melaju ke final setelah menang 22-20 dan 21-11. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGTunggal putra Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting bertanding melawan tunggal putra Denmark, Viktor Axelsen pada pertandingan semifinal Daihatsu Indonesia Masters 2020 di Istora Senayan Jakarta, Sabtu (18/1/2020). Anthony Sinisuka Ginting melaju ke final setelah menang 22-20 dan 21-11.

KOMPAS.com - Indonesia memiliki empat wakil pada sektor tunggal putra All England Open 2020. Ada peluang terjadi perang saudara pada babak kedua turnamen tertua di dunia tersebut.

BWF selaku induk olahraga bulu tangkis dunia, baru saja melakukan undian untuk All England 2020 yang akan berlangsung di Birmingham Arena, Birmingham, Inggris, 11-15 Maret 2020.

Pada sektor tunggal putra, Indonesia berharap kepada Anthony Sinisuka Ginting, Jonatan Christie, Shesar Hiren Rhustavito dan pemain senior, Tommy Sugiarto. Mereka diharapkan bisa mengakhiri paceklik gelar tunggal putra Tanah Air.

Baca juga: Hasil Undian All England 2020, Tantangan Berat bagi Wakil Indonesia

Sejauh ini, tunggal putra Indonesia tak pernah lagi menjadi juara sejak Heryanto Arbi naik podium nomor satu pada 1994.

Artinya, sudah 26 tahun Indonesia tak pernah meraih gelar juara All England Open untuk sektor tunggal putra.

Legenda bulu tangkis Indonesia, Taufik Hidayat, pernah dua kali nyaris merengkuhnya ketika mencapai final pada 1999 dan 2000. Sayang, peraih medali Olimpiade Athena 2004 tersebut gagal dan dia tak pernah juara All England hingga gantung raket.

Nah, tahun ini harapan tersebut tetap terbuka. Apalagi melihat peningkatan performa Anthony Sinisuka Ginting, yang menjadi unggulan keempat.

Peraih gelar Indonesia Masters 2020 ini akan mengawali langkahnya dengan laga melawan Rasmus Gemke (Denmark).

Jika lolos, Anthony berpeluang menghadapi Shesar. Ini terjadi hanya bila Shesar menaklukkan pemain India, Parupalli Kashyap, pada babak pertama.

Sementara itu, peraih medali emas Asian Games 2018, Jonatan Christie, akan bertemu wakil Malaysia, Lee Zii Jia. Jonatan, yang merupakan unggulan keenam, berada di paruh bawah bagan undian, bersama dengan Tommy Sugiarto, yang melawan Shi Yuqi (China), pada babak pertama.

Baca juga: Kento Momota Dipastikan Akan Tampil di All England 2020

Andai Jonatan dan Tommy bisa menghadirkan kejutan, mereka akan bertemu pada babak semifinal. Tetapi hal ini tentu sangat berat mengingat jalur perjalanan mereka cukup terjal karena ada Lin Dan, Viktor Axelsen dan Chen Long.

Berdasarkan hasil undian, tak ada nama Kento Momota yang kini menempati peringkat satu dunia. Alhasil, Chou Tien Chen (Taiwan), menjadi unggulan utama dan berada satu jalur dengan Anthony Sinisuka Ginting.

Absennya Momota bisa menadi momen bagi Anthony untuk kembali meraih gelar juara seperti yang terjadi pada Indonesia Masters 2020.

Momota, yang merupakan rival berat Anthony, masih dalam proses penyembuhan akibat kecelakaan lalu lintas di Malaysia beberapa saat setelah menjadi juara Malaysia Masters 2020 pada awal Januari.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X