Abi Ramadhan, Juara MPL Piala Presiden Esports 2020 di Usia 15 Tahun

Kompas.com - 01/02/2020, 17:21 WIB
Abi Ramadhan Winursito, pemenang fruit dart Mobile Premier League (MPL) Piala Presiden Esports 2020 di ICE BSD, Selasa 1 Februari 2020. KOMPAS.com/ M. Hafidz ImaduddinAbi Ramadhan Winursito, pemenang fruit dart Mobile Premier League (MPL) Piala Presiden Esports 2020 di ICE BSD, Selasa 1 Februari 2020.

JAKARTA, KOMPAS.com - Abi Ramadhan Winursito, remaja yang baru berusia 15 tahun sukses menjadi juara turnamen Piala Presiden Esports 2020.

Bermain di ICE BSD, Tangerang, Abi juara pada gim Fruit Dart Mobile Premier League (MPL), Sabtu (1/2/2020).

Laga final kali dengan sistem best of five kali inj berlangsung sangat ketat karena Abi sempat kalah di laga pertama dari Miftahul Fajar.

Abi kemudian bangkit di tiga laga selanjutnya untuk mengunci kemenangan dengan skor 3-1.

"Saya senang dengan kemenangan ini. Saya sudah berlatih keras sejak pertengahan tahun lalu. Saya bahagia karena kerja keras saya berbuah hasil," kata Abi yang berasal dari Jakarta Timur ini.

Baca juga: Menanti Laga Penuh Bintang di Grand Final Piala Presiden Esports 2020

Atas kemenangan ini Abi berhak mendapatkan hadiah uang tunai sebesar Rp 125 juta.

Terkait dengan uang hadiah, Abi ingin memberangkatkan kedua orang tuanya ke Tanah Suci untuk melakukan ibadah umroh.

"Saya pada awalnya tidak didukung oleh orang tua. Tapi saya didukung oleh kakak saya yang menjadi pelatih selama persiapan," kata Abi.

"Uang hadiah akan saya gunakan untuk memberangkatkan kedua orang tua umroh. Sisanya saya ingin menabung untuk masa depan," ujar Abi menambahkan.

Abi berhak tampil di grand final Piala Presiden Esports 2020 setelah menempati peringkat tiga kualifikasi online yang diadakan MPL.

Peeforma Abi terbilang sangat stabil karena menempati peringkat tiga dari sekitar 50 ribu peserta.

Baca juga: Impian Besar Dranix Esports di Final Piala Presiden Esports 2020

Di sisi lain Fajar yang menjadi juara kedua menempati peringkat sembilan di babak kualifikasi online.

Meski gagal menjadi juara, Fajar yang kini berusia 18 tahun sudah cukup puas dengan hasil yang didapatkan.

"Tadi saya bermain terburu-buru di final, saya juga lagi tidak enak badan sekarang. Abi itu teman main saya, jadi saya sudah puas dengan hasil ini," kata Fajar.

"Sama seperti Abi, uang yang saya dapat akan saya berikan ke orang tua. Nanti sisanya saya mau belajar bisnis." tutur Fajar.

Selain gim dari MPL, Grand Final Piala Presiden Esports 2020 juga melombakan tiga gim lainnya yakni USBB, Pro Evolutions Soccer, dan Free Fire.

Ajang Piala Presiden Esports edisi kedua ini sangat spesial karena juga diikuti oleh peserta dari enam negara Asean.

Enam negara tersebut adalah Malaysia, Thailand, Filipina, Singapura, Vietnam dan Kamboja.


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X