Kompas.com - 01/12/2021, 14:00 WIB
Ilustrasi jenis-jenis hukum sipil freepik.com/macrovectorIlustrasi jenis-jenis hukum sipil

KOMPAS.com – Ada banyak jenis hukum yang berlaku, salah satunya adalah hukum sipil. Dalam arti luas, hukum sipil meliputi hukum perdata dan hukum dagang. Karena, banyak aturan dalam hukum dagang yang termasuk ke dalam hukum perdata.

Pengertian hukum sipil

Sedangkan dalam arti sempit, hukum sipil meliputi hukum perdata saja. Menurut Dedi Soemardi dalam buku Pengantar Hukum Indonesia (1997), hukum sipil berasal dari kodifikasi hukum yang berlaku di kekaisaran romawi pada masa pemerintahan Kaisar Justinianus abad V sebelum masehi.

Dilansir dari Encyclopedia Britannica, hukum sipil merupakan hukum yang berkaitan dengan perilaku yang mengakibatkan cedera pada individu atau pihak swasta lainnya. Hukum sipil mengatur penegakan hak-hak individu, sehingga sering disebut dengan hukum privat.

Dapat disimpulkan, bahwa hukum sipil adalah hukum yang mengatur hubungan antara satu orang dengan orang lainnya atau dengan badan swasta.

Hukum sipil didasarkan oleh kepentingan pribadi, sehingga penggugatnya adalah orang merasa dirugikan.

Berbeda dengan hukum pidana yang didasarkan kepentingan bersama, sehingga penggugatnya adalah pemerintah.

Baca juga: Mengenal Hukum Kepegawaian di Indonesia

Dilansir dari Legal Dictionary, tujuan utama hukum sipil yaitu untuk menyelesaikan perselisihan dan memberikan kompensasi bagi seseorang yang terluka oleh tindakan atau perilaku orang lain.

Dalam hukum sipil, hakim tidak terikat untuk membuat keputusan berdasarkan putusan terdahulu yang serupa. Namun, hakim bisa melakukan interpretasi hukum berdasarkan undang-undang yang berlaku.

Menurut Jeremias Lemek dalam buku Mencari Keadilan; Pandangan Kritis terhadap Penegakan Hukum di Indonesia (2007), sistem tersebut mengandalkan profesionalitas dan kejujuran hakim.

Jenis-jenis hukum sipil

Hukum sipil dibagi lagi menjadi beberapa jenis, bergantung pada perkara permasalahnnya. Jenis-jenis hukum sipil adalah hukum perkawinan, kekeluargaan, kekayaan, perikatan, waris, perceraian, dan pencemaran nama baik.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sumber Hukum Pokok Ajaran Islam

Sumber Hukum Pokok Ajaran Islam

Skola
Siklus Batuan: Pengertian dan Tahapannya

Siklus Batuan: Pengertian dan Tahapannya

Skola
Manfaat Gaya Gesek dan Kerugiannya

Manfaat Gaya Gesek dan Kerugiannya

Skola
Nama-nama Buah dalam Bahasa Inggris

Nama-nama Buah dalam Bahasa Inggris

Skola
8 Arah Mata Angin

8 Arah Mata Angin

Skola
Larutan Penyangga: Pengertian dan Jenisnya

Larutan Penyangga: Pengertian dan Jenisnya

Skola
Berbagai Bentuk Ancaman terhadap Integrasi Nasional

Berbagai Bentuk Ancaman terhadap Integrasi Nasional

Skola
Pembagian Kekuasan di Indonesia

Pembagian Kekuasan di Indonesia

Skola
Limbah Organik, Limbah yang Berasal dari Makhluk Hidup

Limbah Organik, Limbah yang Berasal dari Makhluk Hidup

Skola
4 Teori Perubahan Sosial dan Contohnya

4 Teori Perubahan Sosial dan Contohnya

Skola
Aritmatika Sosial: Pengertian dan Jenis-jenisnya

Aritmatika Sosial: Pengertian dan Jenis-jenisnya

Skola
Teori Asal Usul Nenek Moyang Bangsa Indonesia

Teori Asal Usul Nenek Moyang Bangsa Indonesia

Skola
Apa Saja Ruang Lingkup Jurnalistik?

Apa Saja Ruang Lingkup Jurnalistik?

Skola
Daftar Lembaga Pemerintah Non-Kementerian

Daftar Lembaga Pemerintah Non-Kementerian

Skola
Persamaan Linear Satu Variabel

Persamaan Linear Satu Variabel

Skola
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.