Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mengapa Lempeng Bumi Dapat Bergerak? Ini Penjelasannya ....

Kompas.com - 07/05/2024, 15:30 WIB
Retia Kartika Dewi

Penulis

KOMPAS.com - Bumi yang kita pijak tidaklah diam seperti kelihatannya.

Dilansir dari Buku Pintar Penanggulangan Gempa Bumi (2021) oleh Utami Pratiwi, bumi bagaikan sebutir telur yang hampir bulat, yang diam-diam menghalangi pergerakan hingga kulitnya retak di sana-sini.

Kerak atau lapisan bumi bisa diibaratkan kulit tersebut.

Lapisan itu keras sekaligus sangat tipis dan terus pecah dalam skala besar dan kecil. Inilah yang dinamakan lempeng gerak.

Baca juga: Akibat yang Ditimbulkan dari Dua Lempeng yang Saling Bertabrakan

Lalu, mengapa lempeng bumi dapat bergerak?

Dikutip dari buku Gempa Bumi (2023) oleh Ruyani, menurut Tozo Wilson, lempeng bumi dapat bergerak karena adanya pengaruh arus konveksi dari lapisan astenosfer.

Teori ini menyatakan bahwa kulit bumi terdiri atas beberapa lempeng tektonik yang ada di atas lapisan astenosfer.

Lempeng-lempeng pembentuk kulit bumi tersebut selalu bergerak.

Baca juga: Apa itu Lempeng Bumi?

Dilansir dari buku Gunung Meletus (2020) oleh Wahyu Annisha, lempeng tektonik juga disebut sebagai lempeng yang mengapung di atas magma.

Karena berada di atas magma yang bergerak inilah, maka lempeng-lempeng tektonik juga aktif bergerak.

Pergerakan lempeng tektonik sangat terasa di sisi paling luar sebuah lempeng tektonik.

Sisi luar lempeng ini bersentuhan dengan sisi luar lempeng tektonik tetangganya (plate boundary).

Gerakan antarlempeng dapat berupa gerakan divergen (saling menjauh), konvergen (saling mendekat hingga terjadi tabrakan), dan transform (saling bergeser/bergesekan).

Umumnya, pergerakan lempeng berlangsung lambar, hanya sebesar 0-15 cm per tahun, sehingga tidak dapat dirasakan oleh manusia.

Jikapun manusia dapat merasakannya, pergerakan lempeng ini disebut sebagai gempa bumi.

Itulah penjelasan mengapa lempeng bumi bisa bergerak.

Baca juga: Mengenal Lempeng Pasifik, Lempeng Terbesar di Dunia

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya

Terkini Lainnya

Jawaban dari Soal 'Jika Diketahui Jari-jari Lingkaran Kecil 4 Cm'

Jawaban dari Soal "Jika Diketahui Jari-jari Lingkaran Kecil 4 Cm"

Skola
Tingkat Tutur Bahasa Jawa: Ragam Ngoko dan Ragam Krama

Tingkat Tutur Bahasa Jawa: Ragam Ngoko dan Ragam Krama

Skola
Makna Simbolik Peralatan Siraman Pengantin Adat Jawa

Makna Simbolik Peralatan Siraman Pengantin Adat Jawa

Skola
Nilai-nilai yang Terkandung dalam Ungkapan Bahasa Jawa

Nilai-nilai yang Terkandung dalam Ungkapan Bahasa Jawa

Skola
Simbol-simbol dalam Gunungan Wayang Kulit Jawa

Simbol-simbol dalam Gunungan Wayang Kulit Jawa

Skola
Apa Itu Kesenian Ludruk?

Apa Itu Kesenian Ludruk?

Skola
Apa itu Jemblung sebagai Drama Rakyat Jawa?

Apa itu Jemblung sebagai Drama Rakyat Jawa?

Skola
Garapan dan Problematika Kethoprak

Garapan dan Problematika Kethoprak

Skola
Mengenal Ragam Pementasan Kethoprak

Mengenal Ragam Pementasan Kethoprak

Skola
Ukara Sesanti Bahasa Jawa

Ukara Sesanti Bahasa Jawa

Skola
Kearifan Lokal Rumah Tradisional Jawa

Kearifan Lokal Rumah Tradisional Jawa

Skola
Aspek Pendidikan dalam Pementasan Drama Jawa

Aspek Pendidikan dalam Pementasan Drama Jawa

Skola
Mencermati Simbol Kehidupan dalam Drama Jawa

Mencermati Simbol Kehidupan dalam Drama Jawa

Skola
Struktur Pertunjukan Ludruk

Struktur Pertunjukan Ludruk

Skola
Mengenal Apa Itu Wayang Wong

Mengenal Apa Itu Wayang Wong

Skola
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com