Kompas.com - 01/12/2021, 11:12 WIB
Ilustrasi contoh sastra hikayat KOMPAS.com/Gischa PrameswariIlustrasi contoh sastra hikayat

KOMPAS.com – Karya sastra ada yang berupa karya sastra lama dan ada juga karya sastra baru. Karya sastra lama yang berbentuk prosa yang mengisahkan kehidupan seputar kerajaan, kaum bangsawan, dan tokoh besar disebut dengan hikayat.

Pengertian karya sastra hikayat

Menurut A Hamzah dalam buku Sastra Melayu Lama dan Raja-rajanya (1996) hikayat adalah prosa fiksi lama yang menceritakan kehidupan istana atau raja dan dihiasi kejadian sakti dan ajaib.

Adapun menurut Supratman dalam buku Ikhtisar Sastra Indonesia (1996), hikayat merupakan karya sastra prosa lama yang berisi cerita, kisah, dongeng, maupun sejarah yang umumnya mengisahkan tentang kepahlawanan seseorang, lengkap dengan keanehan, kesaktian, dan mukzijat sang tokoh utama.

Jenis-jenis karya sastra hikayat

St. Baroroh Baried dan kawan-kawan dalam buku berjudul Memahami Hikayat dalam Sastra Indonesia (1985) hijayat digolongkan menjadi tiga jenis yaitu hikayat jenis rekaan, hikayat jenis sejarah, dan juga hikayat jenis biografi. Berikut penjelasannya:

Hikayat rekaan

Hikayat jenis rekaan adalah hikayat yang menceritakan tokoh rekaan yang sebenarnya tidak ada. Hikayat jenis ini bertujuan untuk menghibur dan menyampaikan nilai moral dan kebenaran. Contoh hikayat jenis rekaan adalah Hikayat Malam Dewa dan Hikayat Si Miskin.

Baca juga: Struktur Teks Hikayat

Hikayat sejarah

Hikayat jenis sejarah merupakan hikayat yang menceritakan suatu peristiwa sejarah. Misalnya asal muasal nama suatu tempat, kejadian bersejarah, dan juga silsilah suatu dinasti atau kerajaan. Contoh hikayat jenis sejarah adalah Hikayat Patani, Hikayat Hang Tuah, dan Hikayat Raja-raja Pasai.

Hikayat biografi

Hikayat jenis biografi yakni hikayat yang menceritakan kisah hidup seorang tokoh yang benar-benar ada. Tokoh dalam hikayat biografi biasanya adalah seseorang yang pintar, bermoral baik, berbudi pekerti, juga memiliki kekuatan atau kesaktian.

Dalam hikayat jenis sejarah, walau tokohnya merupakan orang yang benar-benar ada, biasanya masih terasa adanya unsur fiktif atau rekaan.

Contoh hikayat jenis biografi adalah Hikayat Sultan Ibrahim ibn Adam, Hikayat Indera Jaya, dan Hikayat Abdullah.

Baca juga: Karakteristik Hikayat

Contoh karya seni hikayat

Berikut adalah contoh hikayat Si Miskin yang dikutip dari St. Baroroh Baried dalam buku berjudul Memahami Hikayat dalam Sastra Indonesia (1985):

Hikayat Si Miskin

Si Miskin bersama istrinya hidup dalam pembuangan di dunia karena mendapat sumpah dari llatara Indera. Setelah mereka memperoleh putra yang bernama Marakarmah, mereka memperoleh kekayaan yang besar dan bahkan akhirnya menjadi raja yang bergelar Maharaja Indra Angkasa. Putranya yang kedua adalah seorang putri dan diberi nama Nila Kesuma.

Karena pereaya kepada ramalan para ahli nujum kaki tangan Maharaja Indera Dewa, yang menaruh iri hati kepadanya, Marakarmah dan Nila Kesuma diusir dari istana. Maharaja Indera Angkasa pun sesuah itu menjadi miskin kembali. Dalam pembuangan itu Marakarmah bertemu dengan putri Cahaya Khairani yang kemudian dikawinnya.

Nila Kesuma ditemukan dalam hutan dan diambil istri oleh Putra Mahkota Mengindra Sari dari Kerajaan Pelinggam Cahaya. Di istana inilah kakak beradik itu akhirnya bertemu kembali setelah mengalami pengembaraan yang penuh dengan marabahaya. Marakarmah berhasil mengembalikan kebesaran orang tuanya. Dengan bantuan sahabat-sahabatnya, Marakarmah dapat menghaneurkan kerajaan Maharaja Indera Dewa.

Baca juga: Hikayat: Pengertian, Karakteristik, Nilai, Ciri Kebahasaan dan Contoh

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Titrasi Asam Basa: Pengertian dan Prosedurnya

Titrasi Asam Basa: Pengertian dan Prosedurnya

Skola
Rumus Volume Prisma Segitiga

Rumus Volume Prisma Segitiga

Skola
Potensi Sumber Daya Alam Minyak Bumi

Potensi Sumber Daya Alam Minyak Bumi

Skola
Unsur-unsur Prisma Segitiga

Unsur-unsur Prisma Segitiga

Skola
Permainan Sepak Bola

Permainan Sepak Bola

Skola
Definisi Komunikasi Kelompok dan Bentuknya

Definisi Komunikasi Kelompok dan Bentuknya

Skola
Potensi Sumber Daya Alam Hutan

Potensi Sumber Daya Alam Hutan

Skola
Kerajaan Sriwijaya, Kerajaan Maritim Terbesar di Nusantara

Kerajaan Sriwijaya, Kerajaan Maritim Terbesar di Nusantara

Skola
Sikap Terhadap Keberagaman Suku Bangsa di Indonesia

Sikap Terhadap Keberagaman Suku Bangsa di Indonesia

Skola
Sistem Hukum di Indonesia

Sistem Hukum di Indonesia

Skola
Contoh Puisi Bertema Covid-19

Contoh Puisi Bertema Covid-19

Skola
5 Fungsi Komunikasi Nonverbal Menurut Mark L. Knapp

5 Fungsi Komunikasi Nonverbal Menurut Mark L. Knapp

Skola
Biomolekul: Pengertian dan Jenis-jenisnya

Biomolekul: Pengertian dan Jenis-jenisnya

Skola
Perbedaan Peluang Empirik dan Teoritik

Perbedaan Peluang Empirik dan Teoritik

Skola
Hukum Archimedes dan Gaya di dalam Air

Hukum Archimedes dan Gaya di dalam Air

Skola
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.