Kompas.com - 12/05/2021, 11:23 WIB
Matahari terbenam sempurna di atas lautan dilihat dari Bukit Paralayang Watugupit, Minggu (19/1/2020). KOMPAS.com/ANGGARA WIKAN PRASETYAMatahari terbenam sempurna di atas lautan dilihat dari Bukit Paralayang Watugupit, Minggu (19/1/2020).

KOMPAS.com - Dari Bumi kita bisa melihat Matahari bersinar terang saat pagi hingga sore hari. Seakan tidak pernah lelah, Matahari tidak pernah berhenti menyinari Bumi. Namun, pernahkah kita berpikir kira-kira berapa usia matahari saat ini?

Dikutip dari Stanford Solar Center, para ilmuwan memperkirakan jika usia Matahari saat ini sekitar 5 miliar tahun atau tepatnya 4,6 miliar tahun. Mereka juga memperhitungkan bahwa usia Matahari akan redup atau tak bersinar lagi pada umur ke-10 miliar tahun. 

Perkiraan para ilmuwan ini diperoleh dari sistem penanggalan radioaktif meteorit tertua. Artinya ilmuwan memperhitungkan usia meteorit tertua di tata surya dan kapan Matahari memulai pembakaran hidrogennya.

Para ilmuwan juga menemukan bukti tambahan tentang perkiraan usia Matahari dari batuan tertua di Bumi, yang usianya sekitar 4,5 miliar tahun. Perkiraan ini semakin diperkuat dengan penemuan fosil tertua di Australia yang berumur sekitar 3,5 miliar tahun.

Baca juga: Kisah Sedih di Balik Kepunahan Burung Dodo

Adanya fosil pada batuan menandakan jika Bumi merupakan tempat yang ideal untuk kehidupan fosil tersebut, mulai kehidupan awal hingga akhirnya. Penemuan kedua hal ini menjadi bukti jika Matahari sudah bercahaya sejak fosil itu terbentuk.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Bagaimana nasib Matahari setelah tidak bersinar?

Dilansir dari Forbes, setelah usianya cukup tua, secara perlahan Matahari akan kehabisan hidrogen dan mulai mengembang karena heliumnya terbakar. Akibatnya Matahari akan menyusut dan sinarnya lebih terang dari biasanya.

Matahari tidak akan meledak karena tidak memiliki massa yang cukup. Sebaliknya, Matahari akan kehilangan lapisan terluarnya dan mulai mengembun menjadi bintang katai putih (tahap evolusi akhir bintang bermassa kecil dan menengah) dengan ukuran yang sama seperti planet bumi.

Dikutip dari Astronomy Department at Cornell University, setelah Matahari tidak bersinar, suhu permukaan Bumi akan menurun dua kali lipat. Dalam sekejap, Bumi menjadi terlalu dingin dan beberapa makhluk hidup akan mati dengan sangat cepat.

Hanya bakteri tertentu yang bisa hidup, karena kemampuannya untuk bertahan di suhu yang sangat dingin.

Baca juga: Alasan Ikan Hiu Menyerang Manusia


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

10 Perbedaan Sel Tumbuhan dan Sel Hewan

10 Perbedaan Sel Tumbuhan dan Sel Hewan

Skola
Peran Tumbuhan dalam Pemanasan Global

Peran Tumbuhan dalam Pemanasan Global

Skola
Apa Itu Bioremediasi?

Apa Itu Bioremediasi?

Skola
Mengenal Reduce, Reuse, Recycle, dan Manfaatnya

Mengenal Reduce, Reuse, Recycle, dan Manfaatnya

Skola
Seni Abstrak: Pengertian, Sejarah, Ciri dan Contoh Karyanya

Seni Abstrak: Pengertian, Sejarah, Ciri dan Contoh Karyanya

Skola
Bagaimana Hubungan antara Tindakan, Motif dan Prinsip Ekonomi?

Bagaimana Hubungan antara Tindakan, Motif dan Prinsip Ekonomi?

Skola
Sikap Negosiasi dan Tahapannya

Sikap Negosiasi dan Tahapannya

Skola
Fungsi Permintaan dan Penawaran

Fungsi Permintaan dan Penawaran

Skola
Mengenal Bahasa Daerah Provinsi Riau

Mengenal Bahasa Daerah Provinsi Riau

Skola
Massa Jenis: Pengertian, Rumus, dan Satuannya

Massa Jenis: Pengertian, Rumus, dan Satuannya

Skola
Pariwisata: Pengertian Para Ahli dan Indikator

Pariwisata: Pengertian Para Ahli dan Indikator

Skola
Cara Menyusun Neraca Pegawai

Cara Menyusun Neraca Pegawai

Skola
Ruang Lingkup Pemasaran

Ruang Lingkup Pemasaran

Skola
Apa itu Carding?

Apa itu Carding?

Skola
Arsip: Pengertian, Fungsi, Jenis, dan Kegunaannya

Arsip: Pengertian, Fungsi, Jenis, dan Kegunaannya

Skola
komentar
Close Ads X