Kompas.com - 11/05/2021, 14:44 WIB
[Tangkapan Layar] alat musik Tifa, Papua Youtube/ Utak Atik Otak[Tangkapan Layar] alat musik Tifa, Papua

KOMPAS.com - Tifa merupakan salah satu alat musik tradisional khas Papua. Tifa diwariskan secara turun temurun bersamaan dengan kisah kepercayaan menurut beberapa suku yang ada di Papua.

Alat musik tradisional khas Papua ini sekilas mirip dengan tifa dari Maluku. Perbedaan antara keduanya terletak pada model dan bentuknya. Tifa khas Maluku tidak memiliki pegangan di bagian sampingnya, sedangkan tifa Papua memilikinya.

Melansir dari situs Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, tifa merupakan alat musik khas Papua yang bentuknya seperti gendang. Alat musik ini sering digunakan dalam berbagai upacara adat.

Suku Asmat dikenal dengan kemampuan dan kelihaiannya dalam memainkan alat musik ini. Tifa dalam suku Asmat sering dijadikan identitas untuk kaum pria.

Mengutip dari jurnal Tifa di Tanah Papua dalam Perspektif Etnomusikologi (2020) karya I Wayan Rai, tifa terbuat dari kayu lokal khas Papua, yakni kayu susu. Jenis kayu ini hanya ditemui di hutan belantara, kemudian dibuat menjadi tifa melalui proses pembuatan khusus.

Baca juga: Daftar Alat Musik Tradisional di Indonesia

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain terbuat dari kayu, tifa pada bagian membrannya dibuat dari kulit binatang, yakni biawak atau soasoa dan kulit rusa. Tifa memiliki ukuran yang bervariasi, mulai dari 60 sentimeter bahkan ada pula yang mencapai tinggi lebih dari satu meter.

Uniknya, ukuran tifa sangat memengaruhi jenis suara yang dihasilkan. Jika ukurannya semakin kecil, maka suara tifa akan semakin tinggi. Jika ukurannya panjang dan besar, suara yang dihasilkan semakin rendah atau besar.

Cara memainkan tifa adalah memegang alat ini menggunakan tangan kiri dan memukulnya menggunakan empat jari tangan kanan. Namun, ada pula yang memukulnya dengan lima jari tangan. Hal ini bergantung pada kualitas suara tifa.

 


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

10 Perbedaan Sel Tumbuhan dan Sel Hewan

10 Perbedaan Sel Tumbuhan dan Sel Hewan

Skola
Peran Tumbuhan dalam Pemanasan Global

Peran Tumbuhan dalam Pemanasan Global

Skola
Apa Itu Bioremediasi?

Apa Itu Bioremediasi?

Skola
Mengenal Reduce, Reuse, Recycle, dan Manfaatnya

Mengenal Reduce, Reuse, Recycle, dan Manfaatnya

Skola
Seni Abstrak: Pengertian, Sejarah, Ciri dan Contoh Karyanya

Seni Abstrak: Pengertian, Sejarah, Ciri dan Contoh Karyanya

Skola
Bagaimana Hubungan antara Tindakan, Motif dan Prinsip Ekonomi?

Bagaimana Hubungan antara Tindakan, Motif dan Prinsip Ekonomi?

Skola
Sikap Negosiasi dan Tahapannya

Sikap Negosiasi dan Tahapannya

Skola
Fungsi Permintaan dan Penawaran

Fungsi Permintaan dan Penawaran

Skola
Mengenal Bahasa Daerah Provinsi Riau

Mengenal Bahasa Daerah Provinsi Riau

Skola
Massa Jenis: Pengertian, Rumus, dan Satuannya

Massa Jenis: Pengertian, Rumus, dan Satuannya

Skola
Pariwisata: Pengertian Para Ahli dan Indikator

Pariwisata: Pengertian Para Ahli dan Indikator

Skola
Cara Menyusun Neraca Pegawai

Cara Menyusun Neraca Pegawai

Skola
Ruang Lingkup Pemasaran

Ruang Lingkup Pemasaran

Skola
Apa itu Carding?

Apa itu Carding?

Skola
Arsip: Pengertian, Fungsi, Jenis, dan Kegunaannya

Arsip: Pengertian, Fungsi, Jenis, dan Kegunaannya

Skola
komentar
Close Ads X