Kompas.com - 11/05/2021, 14:44 WIB

KOMPAS.com - Tifa merupakan salah satu alat musik tradisional khas Papua. Tifa diwariskan secara turun temurun bersamaan dengan kisah kepercayaan menurut beberapa suku yang ada di Papua.

Alat musik tradisional khas Papua ini sekilas mirip dengan tifa dari Maluku. Perbedaan antara keduanya terletak pada model dan bentuknya. Tifa khas Maluku tidak memiliki pegangan di bagian sampingnya, sedangkan tifa Papua memilikinya.

Melansir dari situs Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, tifa merupakan alat musik khas Papua yang bentuknya seperti gendang. Alat musik ini sering digunakan dalam berbagai upacara adat.

Suku Asmat dikenal dengan kemampuan dan kelihaiannya dalam memainkan alat musik ini. Tifa dalam suku Asmat sering dijadikan identitas untuk kaum pria.

Mengutip dari jurnal Tifa di Tanah Papua dalam Perspektif Etnomusikologi (2020) karya I Wayan Rai, tifa terbuat dari kayu lokal khas Papua, yakni kayu susu. Jenis kayu ini hanya ditemui di hutan belantara, kemudian dibuat menjadi tifa melalui proses pembuatan khusus.

Baca juga: Daftar Alat Musik Tradisional di Indonesia

Selain terbuat dari kayu, tifa pada bagian membrannya dibuat dari kulit binatang, yakni biawak atau soasoa dan kulit rusa. Tifa memiliki ukuran yang bervariasi, mulai dari 60 sentimeter bahkan ada pula yang mencapai tinggi lebih dari satu meter.

Uniknya, ukuran tifa sangat memengaruhi jenis suara yang dihasilkan. Jika ukurannya semakin kecil, maka suara tifa akan semakin tinggi. Jika ukurannya panjang dan besar, suara yang dihasilkan semakin rendah atau besar.

Cara memainkan tifa adalah memegang alat ini menggunakan tangan kiri dan memukulnya menggunakan empat jari tangan kanan. Namun, ada pula yang memukulnya dengan lima jari tangan. Hal ini bergantung pada kualitas suara tifa.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.