Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mengapa Meteor yang Jatuh ke Bumi Tampak Berpijar?

Kompas.com - 18/04/2024, 11:00 WIB
Retia Kartika Dewi

Penulis

KOMPAS.com - Luar angkasa merupakan ruang di mana tempat planet, bintang, dan benda-benda angkasa bertaburan.

Dilansir dari buku Hafalan Rumus IPA SMP/MTS (2019) oleh Eka Fitriyani, dalam luar angkasa terdapat tata surya.

Tata surya adalah susunan benda langit yang terdiri atas matahari sebagai pusatnya, planet-planet, meteoroid, meteor, komet, dan asteroid yang mengelilingi matahari.

Berikut pertanyaan mengenai tata surya:

Baca juga: Asteroid, Meteoroid, Meteor, dan Meteorit

Pertanyaan

Mengapa meteor yang jatuh ke bumi tampak berpijar?

A. Memantulkan cahaya matahari
B. Mendapat panas dari matahari
C. Bergesekan dengan udara di atmosfer sehingga panas
D. Bertumbukkan dengan benda-benda lain

Baca juga: Apakah Hujan Meteor Berbahaya?

Jawab:

Meteor yang jatuh ke bumi tampak berpijar karena bergesekan dengan udara di atmosfer sehingga panas. Jawaban (C).

Dikutip dari buku Rangkuman dan Trik IPA SMP (2020) oleh Ika Styeni, meteor adalah benda-benda langit yang berterbangan yang dimungkinkan pecahan dari benda langit lain seperti komet.

Karena bergerak menuju bumi dan bergesekan dengan atmosfer, meteor akan bercahaya sehingga terlihat seperti bintang jatuh.

Meteor yang sampai di permukaan bumi disebut meteorit. Meteorit juga biasa disebut sebagai batu bintang.

Baca juga: Mesosfer: Lapisan Penghancur Meteor

Ciri khas planet

Beberapa planet yang memiliki ciri kekhasannya sebagai berikut:

  • Venus, dikenal sebagai bintang timur dan bintang senja, di dalamnya tidak terdapat kehidupan, dan bersuhu tinggi.
  • Bumi, sebagai planet tempat kehidupan, bentuknya di tengah mengembung sedangkan di kedua kutubnya pepat.
  • Jupiter, merupakan planet terbesar dalam tata surya dan tidak ada kehidupan.
  • Saturnus, merupakan planet yang memiliki cincin.
  • Uranus, bentuknya mirip dengan bulan dengan permukaan berwarna hijau dan biru.

Itulah penjelasan mengenai meteor beserta benda langit lainnya.

Baca juga: Perbedaan antara Meteoroid, Meteor, dan Meteorit

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com