Kompas.com - 14/06/2021, 14:14 WIB
Ilustrasi meteor jatuh, meteor hantam Bumi, 430.000 tahun lalu meteor menghantam Antartika. SHUTTERSTOCK/Vadim SadovskiIlustrasi meteor jatuh, meteor hantam Bumi, 430.000 tahun lalu meteor menghantam Antartika.

KOMPAS.com - Terkadang orang sukar membedakan meteor, meteorit dan meteoroid karena istilahnya yang mirip. Namun, antar ketiganya jelas memiliki perbedaan yang bisa dilihat dari cirinya.

Apa sajakah perbedaan antara meteorit, meteor dan meteoroid?

Pengertian meteoroid

Menurut Roisatul Mahmudah, dkk, dalam Analisis Validitas Butir Soal Certainty of Respons Index (CRI) untuk Identifikasi Miskonsepsi Materi Tata Surya dan Fenomena Astronomi (2016), meteoroid adalah batuan luar angkasa yang melayang dengan bebas dan bergerak cepat.

Batuan itu tercipta dari bekas peninggalan komet atau asteroid yang dulunya pernah melintas di dekat area bumi. Meteoroid biasanya berbentuk batu kerikil serta tidak mengorbit pada matahari. Selain itu, meteoroid juga tidak memiliki lintasan yang beraturan.

Baca juga: Proses Terjadinya Meteor

Pengertian Meteor

Meteor merupakan batuan yang melayang di luar angkasa dan masuk ke atmosfer bumi. Ketika batuan tersebut akan masuk ke bumi dan menyentuh bagian atmosfernya, terjadi gesekan antara bebatuan luar angkasa dengan udara di sekitar atmosfer bumi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sehingga batuan itu akan berubah menjadi panas dan akhirnya terbakar habis sebelum sampai di permukaan bumi.

Pengertian meteorit

Meteorit adalah batu-batu luar angkasa yang memasuki atmosfer dan jatuh ke permukaan bumi. Meteorit bisa menyentuh permukaan bumi karena tidak terbakar habis di atmosfer.

Jatuhnya meteorit ke bumi, sering kali membuat lubang besar di permukaan bumi. Contohnya lubang di Hoba West.

Perbedaan meteoroid, meteor dan meteorit

Mengutip dari Encyclopaedia Britannica, perbedaan utama antara meteoroid, meteor dan meteorit terletak pada posisinya. Ketika masih di luar angkasa, bebatuan yang melayang secara bebas dan bergerak cepat disebut meteoroid.

Baca juga: Apa Itu Lubang Hitam di Angkasa?

Saat akan jatuh ke bumi, meteoroid itu bergesekan dengan udara di sekitar atmosfer bumi, kemudian terbakar habis, hal ini disebut meteor. Namun, jika meteoroid itu tidak terbakar habis di atmosfer dan jatuh ke bumi, disebut meteorit.

Perbedaan lainnya mungkin bisa dilihat dari komposisi atau bentuknya. Meteoroid terbuat dari sisa debu komet atau asteroid yang melintas di dekat matahari. Meteor adalah bebatuan meteoroid yang terbakar. Sedangkan meteorit biasanya mengandung unsur logam, magnet serta nikel.

Umumnya, ukuran meteoroid dan meteor hanyalah sebesar batu kerikil. Sedangkan meteorit memiliki ukuran lebih besar dan beratnya bisa mencapai 100 kilogram.


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X