Kompas.com - 07/05/2021, 14:30 WIB
Foto dirilis Jumat (17/4/2020), memperlihatkan sejumlah murid SD memainkan talempong sebagai ekstrakurikuler di sekolah mereka di Padang, Sumatera Barat. Sejumlah bengkel usaha pembuatan talempong di Desa Nagari, Sungai Puar, masih bertahan di tengah perkembangan gaya hidup modern. ANTARA FOTO/IGGOY EL FITRAFoto dirilis Jumat (17/4/2020), memperlihatkan sejumlah murid SD memainkan talempong sebagai ekstrakurikuler di sekolah mereka di Padang, Sumatera Barat. Sejumlah bengkel usaha pembuatan talempong di Desa Nagari, Sungai Puar, masih bertahan di tengah perkembangan gaya hidup modern.

KOMPAS.com - Sumatera Barat dikenal dengan keberagaman budayanya, mulai dari pakaian adat hingga alat musik tradisional. Setiap kebudayaan yang ada di provinsi ini selalu memiliki ciri khas dan keunikannya masing-masing.

Contoh nyata keberagaman budaya di Sumatera Barat bisa dilihat dari keanekaragaman alat musik tradisionalnya yang tumbuh dan berkembang dari masa ke masa.

Apa sajakah contoh alat musik daerah Sumatera Barat?

  • Talempong

Dilansir dari Encyclopedia Jakarta, talempong merupakan alat musik khas daerah Sumatera Barat yang bentuknya mirip bonang dalam Gamelan Jawa. Walau bentuknya mirip, namun suara yang dihasilkan Talempong sangat khas dan berbeda dengan bonang.

Alat musik tradisional ini terbuat dari campuran bahan tembaga, besi putih dan timah putih. Talempong berbentuk bulat dan pada bagian sisi atas serta bawahnya memiliki ukuran diameter berbeda.

Ukuran standar alat musik ini ialah tingginya sekitar 8,5 hingga 9,4 sentimeter. Diameternya antara 17 hingga 18 sentimeter. Tinggi dindingnya berkisar 5 hingga 6 sentimeter. Diameter sisi bawah talempong sekitar 16,5 hingga 17 sentimeter. Untuk ukuran diameter pencu antara 2 hingga 2,5 sentimeter.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Mengenal Gamelan Khas Jawa Tengah dan Yogyakarta

  • Gandang tabuik

Dikutip dari KI Komunal DJKI, gandang tabuik sering juga disebut tambue. Alat musik ini sering digunakan untuk mengiringi beberapa pelaksanaan ritual di upacara Oyak Tabuik. Gandang tabuik terbuat dari bahan bambu dan campuran rotan.

Alat musik ini dimainkan dengan cara ditabuh. Irama yang dihasilkan bisa berupa iringan heroik dan penuh semangat ataupun irama sedih. Gandang tabuik menjadi salah satu alat musik tradisional yang sangat penting dan sering digunakan dalam berbagai upacara adat.

  • Saluang

Menurut Gamal Komandoko dalam buku Ensiklopedia Pelajar dan Umum (2010), saluang merupakan alat musik tradisional sejenis seruling bambu khas Sumatera Barat. Saluang dimainkan dengan cara ditiup pada bagian lubangnya.

Saluang terbuat dari bambu tipis atau talang. Ukurannya sekitar 40 hingga 60 sentimeter dengan diameter 3- 4 sentimeter. Alat musik tradisional ini memiliki empat lubang agar bisa menghasilkan irama.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X