Kompas.com - 07/05/2021, 13:45 WIB
[Tangkapan Layar] alat musik Gambus daerah Riau Youtube/ Utak Atik Otak[Tangkapan Layar] alat musik Gambus daerah Riau

KOMPAS.com - Riau adalah wilayah provinsi yang strategis dan memiliki banyak budaya warisan kerajaan-kerajaan yang pernah mendudukinya.

Dilansir dari situs resmi Pemerintah Provinsi Riau, Provinsi Riau sangat strategis secara geografis, geoekonomi, dan geopolitik karena berada di jalur lalu lintas perdagangan dan dialiri empat sungai besar di Pulau Sumatera.

Posisinya yang strategis sebagai jalur dagang, membuat Riau sering didatangi oleh para pendatang baik Melayu maupun saudagara asal Arab pada masa pemerintahan Kesultanan Malaka.

Masuknya pendatang tersebut disertai dengan masuknya budaya asing ke Riau. Saudagar Islam yang masuk ke Riau tidak hanya berdagang, melainkan juga melakukan syiar Islam dalam berbagai cara termasuk melalui musik.

Hal tersebut memberikan pengaruh pada kebudayaan masyarakat Riau, salah satu contoh akulturasi budaya Islam di Riau adalah alat musik gambus.

Baca juga: Daftar Alat Musik Tradisional di Indonesia

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Rio Eka Putra dalam jurnal berjudul Fungsi Sosial Ansambel Musik Gambus dalam Kehidupan Masyarakat Riau (2016), menyebutkan bahwa alat musik gambus adalah hasil kontak budaya Melayu dengan Islam melalui Gambus Arab (al oud), sehingga pada awalnya sering disebut dengan Gambus Melayu Riau.

Gambus merupakan alat musik dengan senar yang bentuknya mirip seperti mandolin dan gitar. Bedanya, lubang pada gambus ditutupi menggunakan kulit kambing atau kulit ikan pari.

Senar gambus memiliki banyak variasi, mulai dari dua senar hingga 12 senar dengan setiap senar dapat berupa senar tunggal maupun senar ganda.

Gambus dimainkan dengan cara dipetik, biasanya diiringi dengan instrument musik lain seperti gendang sehingga dinamakan dengan orkes gambus.

Alat musik gambus selain ditampilkan dalam orkes gambus, biasanya digunakan untuk mengeringi Tari Zapin khas Riau. Dilansir dari Lembaga Adat Melayu Riau, pemain gambus akan memainkan gambus secara solo lalu penari akan mulai menari saat lagu sampai pada aksen lirik yang kuat.

Penari akan terus menari diiringi lagu-lagu musik gambus dan kemudian akan diakhiri dengan permainan gambus selodang.

Baca juga: Apa Alat Musik daerah Bangka Belitung?

Permainan musik gambus dalam budaya Riau memiliki berbagai fungsi, dari mulai fungsi hiburan, media komunikasi, media ekspresi diri, mengiringi tarian tradisional, sarana ekonomi, sarana pendidikan dan penyampaian norma, hingga menjembatani pergaulan sosial.

Modern ini gambus tidak hanya dimainkan dalam upacara adat melainkan dalam berbagai perhelatan seni dalam rangka mempertahankan tradisi serta budaya Riau.


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X