Kompas.com - 04/01/2021, 17:05 WIB
Sejumlah karyawan pabrik garmen PT Citra Abadi Sejati sedang menyelesaikan pekerjaannya, Sabtu (8/9/2018). Di tengah kondisi melemahnya rupiah terhadap dollar AS, para pelaku industri tekstil dan garmen ekspor diminta untuk mengonversi hasil ekspornya ke dalam rupiah. KOMPAS.com / RAMDHAN TRIYADI BEMPAHSejumlah karyawan pabrik garmen PT Citra Abadi Sejati sedang menyelesaikan pekerjaannya, Sabtu (8/9/2018). Di tengah kondisi melemahnya rupiah terhadap dollar AS, para pelaku industri tekstil dan garmen ekspor diminta untuk mengonversi hasil ekspornya ke dalam rupiah.
Penulis Ari Welianto
|

KOMPAS.com - Kerajinan Indonesia sudah banyak dikenal diberbagai negara di dunia. Salah satu kerajinan yang telah dikenal di mancanegara adalah kerajinan tekstil, contohnya batik.

Kerajinan tekstil merupakan kerajinan yang menggunakan bahan tekstil. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), tekstil adalah bahan tenun (seperti cita, kain putih).

Tekstil berasal dari serat yang diolah menjadi benang dan kain. Dari kain kemudian diolah menjadi berbagai busana dan kerajinan.

Bahan-bahan serat yang dipakai untuk tekstil biasanya berasal dari serat filemen, serat staple, serat alam, atau serat sintesis.

Kerajinan tekstil sudah ada sejak lama. Dikutip dari buku Jejak Seni Dalam Sejarah Islam (2016) karya Febri Yulika, seni kerajinan tekstil telah lama dikenal olah bangsa Arab.

Baca juga: Cara Pemeliharaan Bahan Tekstil

Pengenalan tersebut adalah melalui hubungan dagang antara bangsa Arab dengan negara negara lain seperti China yang dikenal dengan tenunan kain sutra.

kemudian India dengan kain katun dan negara-negara Eropa. Tahun 960 Masehi merupakan permulaan produksi kain tekstil di Persia dengan pusat industrinya di Khorasan daerah Soghdia yang terkenal dengan produksi kain sutera.

Selanjutnya pertumbuhan dan perkembangan industri tekstil kain sutera makin maju di Persia hingga abad-abad ke-14.

Tekstil yang terbuat dari kain sutera tersebut dihiasi dengan gambar-gambar miniatur yang indah-indah.

Kerajinan tekstil berkembang sangat pesat dengan berbagai karya atau jenis yang menarik.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Keunikan Kujang, Senjata Tradisional Jawa Barat

Keunikan Kujang, Senjata Tradisional Jawa Barat

Skola
Beragam Senjata Tradisional Khas Jakarta

Beragam Senjata Tradisional Khas Jakarta

Skola
Mengenal Senjata Tradisional Banten

Mengenal Senjata Tradisional Banten

Skola
Senjata Tradisional Khas Jawa Timur

Senjata Tradisional Khas Jawa Timur

Skola
Senjata Tradisional Jawa Tengah dan Yogyakarta

Senjata Tradisional Jawa Tengah dan Yogyakarta

Skola
Keunikan Keris Tumbuk Lada, Senjata Khas Jambi

Keunikan Keris Tumbuk Lada, Senjata Khas Jambi

Skola
3 Senjata Tradisional Aceh

3 Senjata Tradisional Aceh

Skola
4 Alat Musik Daerah Sulawesi Barat

4 Alat Musik Daerah Sulawesi Barat

Skola
Senjata Tradisional Sumatera Utara

Senjata Tradisional Sumatera Utara

Skola
Guoto, Alat Musik Daerah Papua Barat

Guoto, Alat Musik Daerah Papua Barat

Skola
3 Alat Musik Tradisional Sulawesi Selatan

3 Alat Musik Tradisional Sulawesi Selatan

Skola
Alat Musik Kangkuang, Kalimantan Barat

Alat Musik Kangkuang, Kalimantan Barat

Skola
Ladolado, Alat Musik Khas Sulawesi Tenggara

Ladolado, Alat Musik Khas Sulawesi Tenggara

Skola
Devils Hole Pupfish, Ikan Kecil Penghuni Death Valley

Devils Hole Pupfish, Ikan Kecil Penghuni Death Valley

Skola
Siapa dan Bagaimana Kamus Dibuat?

Siapa dan Bagaimana Kamus Dibuat?

Skola
komentar
Close Ads X