Kompas.com - 23/12/2020, 14:30 WIB
Tolak Peluru www.worldathletics.orgTolak Peluru

KOMPAS.com - Olahraga tolak peluru bisa dilakukan oleh siapa saja. Asalkan menguasai teknik dasarnya serta rutin dalam melakukan latihan.

Agar bisa melakukan tolak peluru dengan terampil, seorang atlet pelempar harus memiliki kekuatan, kecepatan, dan keseimbangan tubuh yang baik.

Selain itu, penguasaan teknik dasar juga sangat penting. Teknik dasar pertama dalam olahraga tolak peluru adalah teknik memegang peluru.

Secara garis besar, peluru harus dipegang pada pangkal jari atlet dan bukan pada bagian telapak tangannya. Posisi ibu jari dijadikan penopang.

Selain itu, jarak antar jari harus sedikit terbuka. Saat meletakkan peluru pada leher dan bawah dagu, posisi tangan yang membawa peluru haruslah ditekuk dan membentuk sudut 45 derajat.

Lalu, bagaimana dengan teknik awalan dalam olahraga tolak peluru?

Baca juga: Mengenal Aktivitas Olahraga Tolak Peluru

Teknik awalan

Teknik awalan dalam olahraga tolak peluru dilakukan agar saat menolakkan peluru, atlet mendapatkan tenaga tambahan dan juga sangat berpengaruh pada performa.

Berikut cara melakukan teknik awalan dalam olahraga tolak peluru, yang dilansir dari situs Tutorials Point:

Dalam olahraga tolak peluru, teknik awalan diawali dengan meregangkan kaki. Teknik awalan sangat penting untuk dipelajari dalam olahraga tolak peluru.

Hal ini harus dilakukan di sisi belakang lingkaran dan jika memungkinkan diarahkan ke tengah lingkaran yang merupakan area lapangan untuk tolak peluru.

Halaman:

Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads X