Kompas.com - 20/02/2020, 12:00 WIB
Penulis Ari Welianto
|

KOMPAS.com - Tata surta adalah susunan benda-benda langit yang berputar mengelilingi matahari sebagai pusatnya.

Tata surya terdiri dari planet, satelit, planet kerdil, meteoroid, planetoid atau asteroid, komet.

Delapan planet berturut dari yang paling dekat Matahari adalah Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Jupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus.

Mereka mengitari matahari pada lintasan atau orbit masing-masing.

Tahukah kamu bagaimana cara pembentukan tata surya?

Baca juga: Mengenal Anggota Tata Surya, dari yang Terbesar sampai yang Terkecil

Teori-teori pembentukan tata surya

Dikutip situs www.planetarium.jakarta.go.id, terdapat beberapa tokoh yang menonjol mengenai teori mengenai dugaan pembentukan tata surya.

Terkadang teori-teori tersebut menimbulkan pertentangan dalam landas acu dan analisisnya. Namun, akhirnya banyak yang saling menunjang satu sama lain.

Berikut teori-teori tersebut, yakni:

  • Vortex model

Teori hipotesis kosmogoni modern yang pertama diperkenalkan oleh filsuf dan ahli matematika Prancis, Rene Descartes pada 1642.

Ia menyatakan jika tata surya berasal dari awan partikel yang berputar mirip pusaran air dengan orbit mendekati lingkaran.

Halaman Selanjutnya
Halaman:

Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.