Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 02/10/2022, 17:00 WIB
Penulis Lulu Lukyani
|

KOMPAS.com - Penyakit kulit merupakan kondisi yang umum terjadi pada orang-orang dari segala usia. 

Umumnya, kelainan kulit mudah diobati atau tergolong ringan sehingga tidak memerlukan perawatan lebih lanjut. 

Namun, ada beberapa penyakit kulit yang sangat langka dan parah sehingga memerlukan perawatan medis khusus. 

Penyakit kulit langka

Dilansir dari Verywell Health, berikut adalah 5 penyakit kulit yang langka.

1. Argyria

Argyria adalah penyakit kulit langka yang menyebabkan kulit berubah warna menjadi biru atau keabu-abuan. 

Baca juga: Penyakit Kulit Ringworm Bisa Ditularkan dari Kucing ke Manusia, Ketahui Gejala hingga Cara Mencegahnya

Penyebab argyria dapat dikaitkan dengan overexposure terhadap perak. 

Jika seseorang menelan perak dosis besar atau terpapar sejumlah kecil perak untuk waktu yang lama, partikel perak dapat mengendap di kulit dan menodai kulit.

Penyakit kulit ini tidak mengancam jiwa, tetapi perubahan warna kulit mungkin dapat menimbulkan masalah kepercayaan diri.

2. Morgellon

Penyakit Morgellon adalah penyakit kulit yang tidak biasa, yang berbentuk luka di kulit dengan serat kecil atau bahan seperti benang yang tidak terputus, yang keluar dari kulit. 

Kondisi kulit tersebut menyebabkan seseorang merasa seolah-olah ada serangga yang merayap di atas atau di bawah kulitnya di dekat area yang terinfeksi.  

Baca juga: Jemaah Haji Rentan Alami Penyakit Kulit, Begini Cara Mencegahnya

3. Protoporfiria Eritropoietik

Protoporfiria Eritropoietik (EPP) adalah penyakit kulit langka yang disebabkan oleh mutasi genetik, yang menyebabkan defisiensi enzim protoporphyrin IX.

Kondisi ini menghasilkan penumpukan protein protoporfirin, yang membuat kulit menjadi sangat rentan terhadap paparan sinar matahari.

4. Harlequin Ichthyosis

Harlequin Ichthyosis adalah kelainan genetik yang ditandai dengan penebalan kulit di sebagian besar tubuh saat lahir. 

Pelat berbentuk berlian yang terbentuk di atas kulit dipisahkan oleh retakan dan dapat mempengaruhi kelopak mata, mulut, telinga, hidung, serta menyebabkan gerakan terbatas pada lengan dan kaki. 

Dalam kasus yang serius, gerakan dada dapat terbatas, yang menyebabkan masalah pernapasan hingga gagal napas. 

Baca juga: Studi: Lumba-lumba Gunakan Terumbu Karang untuk Obati Penyakit Kulit

Kelainan kulit yang terkait dengan harlequin ichthyosis juga membuat bayi yang terkena lebih sulit untuk mengontrol kehilangan air, mengatur suhu tubuh, dan melawan infeksi. 

5. Elastoderma

Elastoderma adalah penyakit kulit langka yang menyebabkan kelonggaran ekstrim pada kulit.

Penyakit ini dapat memengaruhi area tubuh mana pun, tetapi paling sering ditemukan pada kulit leher, siku, dan lutut. 

Penyebab penyakit ini tidak diketahui dan sering terjadi pada orang yang tidak memiliki riwayat keluarga dengan gangguan tersebut.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+