Kompas.com - 10/06/2022, 21:29 WIB

KOMPAS.com - Tulang-tulang fosil sisa dinosaurus pemakan daging terbesar di Eropa ditemukan di pantai berbatu di Isle of Wight, Inggris pada 9 Juni lalu.

Jenis dinosaurus ini merupakan sepupu spesies dinosaurus karnivora terbesar yang pernah tercatat. Kerangka dinosaurus yang ditemukan hidup sekitar 125 juta tahu lalun selama Periode Kapur.

Dalam penemuannya, ahli paleontologi mendapati tulang punggung, pinggul dan ekor, beberapa fragmen anggota badan, tapi tidak ada tengkorak atau gigi.

Baca juga: Dulu Ada Dinosaurus, Mengapa Bumi Tidak Lagi Punya Hewan Raksasa?

Berdasarkan sisa-sisa tersebut, diperkirakan dinosaurus yang ditemukan memiliki panjang lebih dari 10 meter atau bahkan melebihi itu.

“Ukuran spesimen sangat mengesankan. Ini adalah salah satu predator darat terbesar yang pernah diketahui di Eropa,” ujar Chris Barker, mahasiswa doktoral Universitas Southampton dalam paleontologi dan penulis utama studi yang diterbitkan di jurnal PeerJ Life & Environment.

Lebih lanjut, berdasarkan sebagian serangkaian alur kecil di atas vertebra ekor, disimpulkan ini milik sekelompok dinosaurus yang disebut spinosaurs yang termasuk Spinosaurus, yang hidup sekitar 95 juta tahun yang lalu dengan panjang sekitar 15 meter.

Spinosaurs memiliki tengkorak memanjang dengan banyak gigi berbentuk kerucut, yang sempurna untuk menangkap mangsa yang licin - serta lengan kuat dan cakar besar.

Dinosaurus jenis ini memakan mangsa air dan dinosaurus lainnya.

Dikarenakan sifat sisa-sisa yang tidak lengkap, para peneliti belum memberikan nama ilmiah dinosaurus yang baru dideskripsikan, tapi menyebutnya "spinosaurid White Rock”, berdasarkan lapisan geologis tempat tulang-tulang itu ditemukan.

Ahli percaya, itu bukan anggota dari spesies yang diidentifikasi sebelumnya. Pasalnya, dinosaurus pemakan daging termasuk dalam clade yang disebut theropoda. Jenis ini bipedal dan yang terbesar memiliki tengkorak besar dan gigi kuat.

Untuk diketahui, terdapat beragam jenis dinosaurus terbesar yang tersebar di berbagai benua di dunia.

Spinosaurus adalah jenis yang terbesar di Afrika. Sementara itu, Tyrannosaurus rex dengan panjang mendekati 13 meter menjadi raja di Amerika Utara, dan Giganotosaurus yang berukuran sama terdapat di Amerika Selatan.

Sedangkan, Tarbosaurus yang berukuran sedikit lebih kecil tersebar di Asia.

Theropoda bernama terbesar yang diketahui dari Eropa adalah Torvosaurus dengan besar sekitar 10 meter.

Menurut ahli paleobiologi University of Southampton dan penulis penelitian Neil Gostling, dinosaurus yang baru dideskripsikan tersebut mungkin berukuran sepanjang T. rex.

Baca juga: 5 Penemuan Fosil Dinosaurus Paling Menarik Sepanjang 2021

 

Adapun melihat gigi yang ditemukan, dapat membantu peneliti lebih memahami posisi dinosaurus ini pada pohon keluarga spinosaur.

Fosil-fosil itu terlihat di permukaan di sepanjang Compton Bay di pantai barat daya Isle of Wight.

Dinosaurus pemakan daging terbesar ini, menghuni lingkungan laguna yang juga dihuni oleh berbagai dinosaurus pemakan tumbuhan dan reptil terbang yang disebut pterosaurus.

Pada saat itu, permukaan laut jauh lebih tinggi dibandingkan saat ini dan sebagian besar Eropa terendam.

Isle of Wight telah menjadi salah satu tempat terkaya di Eropa untuk sisa-sisa dinosaurus. Tim peneliti yang sama, tahun lalu mengumumkan penemuan dua spinosaurus Kapur Isle of Wight lainnya, keduanya berukuran sekitar 9 meter.

Temuan-temuan tersebut digabungkan dengan yang terbaru, menopang hipotesis bahwa spinosaurus sebagai sebuah kelompok berasal dan terdiversifikasi di Eropa barat sebelum berkembang di tempat lain.

"Materi baru ini menguatkan pekerjaan kami sebelumnya, yang menyoroti Eropa sebagai wilayah penting untuk diversifikasi spinosaur," pungkas Barker.

Baca juga: Apa Dinosaurus Bisa Hidup Berdampingan dengan Manusia, Mirip di Film Jurassic World Dominion?

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hilangnya Serangga Sebabkan Sepertiga Tanaman Pangan Terancam

Hilangnya Serangga Sebabkan Sepertiga Tanaman Pangan Terancam

Fenomena
Overthinking dan Berpikir Keras Bisa Bikin Lelah, Sains Jelaskan Penyebabnya

Overthinking dan Berpikir Keras Bisa Bikin Lelah, Sains Jelaskan Penyebabnya

Oh Begitu
Cuaca Panas Berisiko Tingkatkan Kanker Kulit, Ini Kata Dokter

Cuaca Panas Berisiko Tingkatkan Kanker Kulit, Ini Kata Dokter

Oh Begitu
Bahaya Merokok dalam Rumah, Ini Cara Wujudkan Tempat Tinggal Bebas Asap Rokok

Bahaya Merokok dalam Rumah, Ini Cara Wujudkan Tempat Tinggal Bebas Asap Rokok

Oh Begitu
[POPULER SAINS] Viral Wanita Curi Cokelat di Alfamart | WHO Ganti Nama Cacar Monyet | Cerita Kejahatan di Kehidupan Nyata | Gelombang Tinggi 6 Meter

[POPULER SAINS] Viral Wanita Curi Cokelat di Alfamart | WHO Ganti Nama Cacar Monyet | Cerita Kejahatan di Kehidupan Nyata | Gelombang Tinggi 6 Meter

Oh Begitu
Ilmuwan Deteksi Sambaran Petir Paling Kuat dan Langka, Seperti Apa?

Ilmuwan Deteksi Sambaran Petir Paling Kuat dan Langka, Seperti Apa?

Fenomena
Bantu Ahli Deteksi Potensi Penyakit di Masa Depan, Menkes Budi Luncurkan BGSi

Bantu Ahli Deteksi Potensi Penyakit di Masa Depan, Menkes Budi Luncurkan BGSi

Oh Begitu
Suku Maya Gunakan Abu Kremasi Manusia untuk Bikin Bola Karet, Studi Jelaskan

Suku Maya Gunakan Abu Kremasi Manusia untuk Bikin Bola Karet, Studi Jelaskan

Fenomena
7 Jenis Kura-kura yang Dilindungi di Indonesia

7 Jenis Kura-kura yang Dilindungi di Indonesia

Oh Begitu
Gigitan Tomcat Sebabkan Gatal dan Kulit Melepuh, Ini Cara Mengobatinya

Gigitan Tomcat Sebabkan Gatal dan Kulit Melepuh, Ini Cara Mengobatinya

Oh Begitu
Manfaat Tanaman Porang, dari Bahan Pangan hingga Bahan Baku Industri

Manfaat Tanaman Porang, dari Bahan Pangan hingga Bahan Baku Industri

Oh Begitu
Jupiter Sejajar Bulan Malam Ini, Begini Cara Mengamatinya

Jupiter Sejajar Bulan Malam Ini, Begini Cara Mengamatinya

Fenomena
Overthinking dan Gangguan Kecemasan, Apa Itu dan Bagaimana Cara Mengatasinya?

Overthinking dan Gangguan Kecemasan, Apa Itu dan Bagaimana Cara Mengatasinya?

Kita
Mengenal Terapi Lintah, Bisa Atasi Masalah Kulit hingga Penyakit Sendi

Mengenal Terapi Lintah, Bisa Atasi Masalah Kulit hingga Penyakit Sendi

Oh Begitu
Segudang Manfaat Kopi, Benarkah Bisa Bikin Panjang Umur?

Segudang Manfaat Kopi, Benarkah Bisa Bikin Panjang Umur?

Oh Begitu
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.