Paparan BPA Meningkatkan Risiko Asma pada Anak Perempuan, Studi Jelaskan

Kompas.com - 21/03/2022, 13:03 WIB

KOMPAS.com - Sebuah studi baru mengungkapkan bahwa paparan bisphenol A atau BPA selama kehamilan, dapat meningkatkan risiko asma pada anak perempuan.

Hasil tersebut didapatkan dari penelitian terhadap lebih dari 3.000 pasang ibu dan anak dari enam negara di Eropa termasuk Spanyol, Prancis, Yunani, Norwegia, Belanda, dan Inggris.

Para peneliti juga menemukan ada hubungan yang signifikan antara tingkat BPA dalam urine ibu dengan risiko asma dan mengi yang akan dialami anak perempuan.

Akan tetapi, studi yang dipublikasikan di jurnal Environment International pada 18 Maret 2022 ini tidak menunjukkan keterkaitan BPA dengan asma pada anak laki-laki.

Baca juga: BPOM Temukan BPA pada Kemasan Galon Isi Ulang, Ini Efek Sampingnya bagi Tubuh

Penulis utama studi dari Barcelona Institute for Global Health Alicia Abellan, memaparkan bahwa kandungan BPA kemungkinan mengganggu sistem pernapasan janin di dalam kandungan.

"Kami percaya bahwa efeknya mungkin karena fakta bahwa bisphenol dapat melintasi penghalang plasenta dan mengganggu sistem pernapasan serta kekebalan anak selama fase perkembangan," kata Abellan.

Salah satu penulis studi sekaligus Direktur Pediatri Lingkungan di NYU Langone Health, Dr Leonardo Trasande, mengatakan mungkin ada beberapa hal yang dapat menjelaskan mengenai temuan tersebut.

"BPA adalah estrogen sintetis, dan hormon seks membentuk hampir setiap fungsi tubuh selama perkembangan janin," ungkap Trasande dilansir dari CNN, Sabtu (19/3/2022).

"BPA juga berkontribusi terhadap peradangan dan mengganggu fungsi kekebalan tubuh. Jadi ada sejumlah pola yang sesuai dengan penjelasannya," tambahnya.

Tim peneliti menggunakan sampel urine yang dikumpulkan dari ibu hamil antara tahun 1999 hingga 2010, ketika BPA masih sangat umum digunakan. Kemudian, mereka menemukan kandungan BPA pada 90 persen sampel urine peserta penelitian.

Anak-anak yang lahir dari ibu tersebut juga diperiksa paru-parunya dengan tes spirometri pada usia 7 sampai 11 tahun, sementara para ibu diharuskan untuk mengisi kuesioner tentang mengi maupun fungsi paru-paru anak mereka.

Menurut penelitian tersebut, dari beberapa jenis bisfenol yang dianalisis, BPA adalah satu-satunya zat yang terkait dengan gejala pernapasan seperti asma dan mengi selama usia sekolah dasar.

“Hasilnya cukup signifikan dan tampaknya sejalan dengan evaluasi ulang Otoritas Keamanan Pangan Eropa (EFSA) terbaru tentang risiko terhadap kesehatan masyarakat terkait paparan BPA,” beber ilmuwan yang tidak terlibat dalam studi Maricel Maffini.

Baca juga: Bahaya Plastik BPA, Ini Cara Menghindari Paparan Zat Kemasan Plastik

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Sumber CNN
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.