[POPULER SAINS] Apa akan Ada Erupsi Susulan di Semeru? | Obat yang Digunakan NWR

Kompas.com - 06/12/2021, 07:08 WIB

 

KOMPAS.com - Ahli kebencanaan mengatakan bahwa meletusnya gunung Semeru kemarin Sabtu (4/10/2021) merupakan erupsi sekunder dari erupsi setahun lalu.

Pertanyaan tentang apakah Semeru akan erupsi lagi dan kenapa erupsi kali ini tidak ada tanda banyak dibaca masyarakat.

Selain itu, munculnya berita terkait mahasiswa bunuh diri di makam ayahnya karena depresi setelah mengalami tindak perkosaan oleh kekasihnya hingga hamil menghebohkan masyarakat.

Dari hasil penyidikan, korban telah melakukan aborsi 2 kali selama menjalin hubungan dengan kekasihnya pada bulan Maret 2020 dan Agustus 2021. Aborsi yang pertama korban meminum obat postinor, dan yang kedua meminum obat cytotec.

Sebenarnya obat apa itu pun menjadi berita populer lainnya.

Berikut rangkuman berita populer Sains sepanjang Minggu (5/12/2021) hingga Senin (6/12/2021) pagi.

Apa akan ada erupsi susulan di Semeru?

Fenomena Gunung Semeru meletus, Sabtu (4/12/2021) sore disebut ahli sebagai erupsi sekunder dari erupsi pertama yang terjadi pada Desember 2020. Namun apakah akan ada erupsi susulan?

Ahli Kebencanaan UPN Veteran Yogyakarta, Eko Teguh Slamet mengatakan, ada tidaknya erupsi susulan tergantung pada kondisi di puncak Semeru.

Dia mengatakan, ada dua hal yang memengaruhi erupsi susulan, yakni: material vulkanik yang masih ada atau tidak di gunung Semeru hujan yang bisa memengaruhi erupsi.

"Kalau memang volume yang enggak stabil sudah hilang, sudah menjadi kondisi stabil kemungkinan cenderung tidak ada (erupsi susulan)," kata Eko dikutip dari siaran langsung Kompas TV, Minggu (5/12/2021).

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.