Prof. Dr. Ignasius D.A. Sutapa, MSc

Pakar lingkungan yang saat ini menjabat sebagai Direktur Eksekutif APCE – UNESCO C2C, Wakil Ketua UNESCO-IHP Indonesia, Wakil Ketua Komite Ahli Kesehatan Lingkungan Kementerian Kesehatan RI, sekaligus Profesor Bidang Teknik Lingkungan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Paracetamol di Teluk Jakarta, Keamanan Kualitas Air Minum Kita Terancam?

Kompas.com - 13/10/2021, 16:30 WIB
Burung bangau berada di dekat kawasan Suaka Margasatwa Muara Angke di Jakarta Utara, Rabu (25/8/2021). Foto menggunakan lensa super telephoto terbaru keluaran dari Canon melalui pt. Datascrip yaitu lensa RF600mm f/4L IS USM. KOMPAS.com/GARRY LOTULUNGBurung bangau berada di dekat kawasan Suaka Margasatwa Muara Angke di Jakarta Utara, Rabu (25/8/2021). Foto menggunakan lensa super telephoto terbaru keluaran dari Canon melalui pt. Datascrip yaitu lensa RF600mm f/4L IS USM.

BAGAIKAN petir di siang hari yang terik, air di muara sungai teluk Jakarta mengandung paracetamol! Hal ini mengacu pada temuan penelitian yang dilakukan oleh Wulan dkk (2021), di mana kadar paracetamol di Angke dan di Ancol masing-masing adalah 610 ng/L dan 420ng/L.

Apakah permasalahan pencemaran di muara dan sungai-sungai Jakarta merupakan sesuatu yang baru? Untuk menjawab pertanyaan ini, kita perlu melihat hasil kajian selama 20 tahun terkahir.

Dengan menggunakan indeks kimia dan biologi, Sutapa dkk (2000) melaporkan bahwa perairan sungai dan muara Angke masuk dalam status tercemar berat. Sementara itu, penelitian yang dilakukan tahun 2007 oleh Suhendar dkk menunjukkan perairan teluk Jakarta telah mengalami pencemaran sedang hingga berat berdasarkan indeks keanekaragaman.

Hasil analisis oleh Suryani A.S. (2015) terhadap kasus kematian masal ikan di pantai Ancol Tahun 2015 mengindikasikan rendahnya kandungan oksigen di perairan akibat zat pencemar yang berasal dari limbah yang mengandung unsur phospat, sulfat, dan nitrat.

Baca juga: Teluk Jakarta Tercemar Paracetamol, Peneliti Duga Sumbernya dari Sini

Kecenderungan peningkatan jumlah dan jenis sampah pada periode bulan Maret sampai dengan April 2020 juga dilaporkan oleh Cordova dkk (2020), di mana ada 7 tipe dan 19 kategori sampah yang masuk ke Teluk Jakarta melalui Sungai Marunda dan Cilincing.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dari hasil penelitian dalam periode tahun yang berbeda selama 20 tahun terakhir tersebut, mengerucut kepada penyebab sumber pencemar yang hampir sama, yaitu sektor domestik, industri maupun komersial di sepanjang sungai-sungai yang melalui wilayah Jakarta sampai ke muara.

Tabel 1 di bawah ini merangkum hasil penelitian terkait status kualitas air sungai dan muara di wilayah DKI Jakarta.

dok. penulis Tabel 1. Status kualitas air sungai dan muara di wilayah DKI Jakarta

Sungai sebagai sumber air baku

Lantas apa hubungannya dengan kualitas air minum dan air bersih yang didistribusikan oleh penyedia layanan termasuk Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) serta depot air minum isi ulang sampai rumah tangga maupun kantor-kantor pemerintah dan swasta?

Sebagaimana diketahui, sebagian besar PDAM di wilayah Jabodetabek memperoleh air baku dari sungai-sungai yang melintas untuk diolah menjadi air minum atau air bersih untuk memenuhi kebutuhan masyarakat luas. Sampai saat ini, belum ada konsesi khusus untuk melindungi air baku tersebut, sehingga kualitasnya sangat dipengaruhi oleh bahan pencemar yang masuk ke sungai.

Baca juga: Paracetamol di Teluk Jakarta, Ahli Rekomendasikan 3 Cara Mencegah Paparan Limbah Obat di Perairan

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.