Kompas.com - 15/08/2021, 21:03 WIB
Garam Himalaya freepikGaram Himalaya

KOMPAS.comGaram Himalaya sedang banyak digunakan di dalam makanan dan dianggap lebih sehat. Berikut fakta mengenai kandungan dan manfaat garam Himalaya.

Garam

Garam adalah mineral yang sebagian besar terdiri dari sodium klorida. Garam diperoleh dari menguapkan air laut atau mengambil garam padat dari tambang garam bawah tanah.

Biasanya, garam akan melewati proses penyaringan untuk menghindari terdapat benda asing. Selain itu, garam juga sering ditambahkan yodium untuk mencegah penyakit gondok.

Garam digunakan untuk menambahkan rasa dan mengawetkan makanan. Terlebih lagi, sodium merupakan salah satu mineral yang dibutuhkan tubuh. Sodium di dalam tubuh berfungsi untuk menjaga keseimbangan cairan dan kontraksi otot.

Baca juga: 5 Efek Buruk Terlalu Banyak Mengonsumsi Garam

Garam Himalaya

Garam Himalaya adalah garam yang secara alami memiliki warna merah muda. Garam ini diperoleh dari tambang Khewra di dekat Pegunungan Himalaya di Pakistan. Berbeda dari garam biasa yang diperoleh dari laut.

Garam ini dipanen dengan tangan dan tanpa proses tambahan sehingga dipercaya garam ini lebih natural dan bebas zat tambahan dari garam laut biasa.

Komposisi utama garam Himalaya masih sama dengan garam laut, yaitu sodium klorida. Garam ini mengandung 84 persen sodium klorida, sedangkan garam laut mengandung hingga 98 persen sodium klorida.

Komponen lain yang menyusun garam berwarna merah muda ini adalah berbagai macam mineral, termasuk zat besi. Zat besi inilah yang berperan untuk membuat garam ini berwarna merah muda.

Dilansir dari Healthline, garam Himalaya mengandung mineral yang lebih tinggi dibandingkan garam laut. Mineral-mineral yang terbukti terkandung lebih tinggi antara lain kalsium, potasium, magnesium, dan zat besi.

Baca juga: Daftar Makanan Tinggi Gula dan Garam yang Harus Dibatasi

Manfaat garam Himalaya

Garam berwarna merah muda ini menawarkan kandungan mineral yang lebih beragam dan lebih tinggi dibandingkan garam biasa. Namun, tetap saja untuk memenuhi kebutuhan mineral tersebut, tidak bisa hanya mengandalkan konsumsi garam saja.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber Healthline
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.