Kompas.com - 20/07/2021, 16:00 WIB
Ilustrasi semur daging kambing Rosdaniar / shutterstockIlustrasi semur daging kambing

KOMPAS.com - Lebaran Idul Adha menjadi momentum yang dinanti karena akan ada banyak hidangan dari daging yang bisa disantap. Ini juga momen yang dikhawatirkan akan meningkatkan kolesterol.

Mengonsumsi makanan dengan kandungan tinggi kolesterol merupakan salah satu penyebab kelebihan kolesterol dalam tubuh. Termasuk dari konsumsi daging sapi, ayam, ataupun kambing.

Perlu diketahui, daging sapi dan daging ayam mengandung kolesterol yang relatif sama besar, yakni mencapai 60-120 mg per 100 gram.

Dibanding daging sapi dan daging ayam, kandungan kolesterol pada telur malah bisa lebih tinggi.

Sedangkan, pada 100 gram daging kambing mengandung kolesterol yang mencapai 75 mg.

Baca juga: Tips Memasak Daging Sapi agar Lebih Sehat, Perhatikan Suhunya

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Nah, dengan mengonsumsi daging berlebihan saat lebaran, maka kemungkinan kadar kolesterol naik juga akan meningkat.

Ada 2 jenis kolesterol, yaitu kolesterol jahat atau disebut low-density lipoprotein (LDL) dan kolesterol baik atau high-density lipoprotein (HDL). 

LDL adalah sumber utama plak atau penyumbat pembuluh darah arteri, sedangkan HDL malah membersihkan kolesterol dari darah. 

Selain LDL dan HDL, ada satu jenis lemak lagi didalam darah, yang disebut trigliserida. 

Penelitian membuktikan bahwa kadar trigliserida yang tinggi, seperti juga LDL tinggi, erat berkaitan dengan penyakit jantung. 

Biasanya, orang dengan kadar kolesterol jahat yang tinggi, jika berkonsultasi dengan dokter akan diberikan obat-obatan konvensional resep dokter yang berguna untuk mengendalikan kadar kolesterol ini.

Meski demikian, ada pula sebagian masyarakat yang masih mengonsumsi herbal untuk membantu mengurangi atau mengontrol kadar kolesterol dalam tubuhnya.

Guru Besar dalam Ilmu Botani Farmasi dan Farmakologi, Fakultas Farmasi Universitas Airlangga, Prof Dr apt Mangestuti Agil MS mengatakan, pada orang dengan kadar kolesterol darah yang terkendali di bawah pengawasan dokter, maka penggunakan tanaman obat herbal dapat dilakukan sebagai terapi penunjang.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X