Kompas.com - 19/07/2021, 20:15 WIB
Ilustrasi vaksinasi. KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMOIlustrasi vaksinasi.

KOMPAS.com - Setelah dinyatakan sembuh dari Covid-19, baik yang tanpa gejala hingga gejala ringan dan melakukan isolasi mandiri selama 10 hari atau yang bergejala sedang hingga berat dan membutuhkan perawatan di rumah sakit, Anda tetap perlu mendapatkan vaksinasi Covid-19.

Tubuh Anda memang telah membangun antibodi terhadap virus corona, tapi masih ada kemungkinan untuk reinfeksi atau terinfeksi Covid-19 untuk kedua kalinya.

Sehingga, penting untuk mendapatkan vaksinasdi Covid-19 untuk membantu memperkuat meningkatkan antibodi.

Baca juga: Vaksin Pfizer dan Moderna Segera Dipakai di Indonesia, Apa Bedanya dengan Vaksin Covid-19 Lainnya?

Pakar penyakit menular Kristen Englund, MD dari Cleveland Clinic mengatakan, belum diketahui pasti berapa lama kekebalan alami Anda akan bertahan, setelah Anda terinfeksi Covid-19.

“Studi yang berfokus pada berapa lama kekebalan bertahan setelah positif Covid-19, hanya mencakup 200 pasien. Belum ada banyak data. Cara terbaik untuk memastikan Anda terlindungi dalah dengan divaksinasi,” jelas dr Englund.

Ia juka menekankan, bahwa bagi mereka yang pernah menderita Covid-19 dan memiliki gejala jangka panjang atau long Covid, mendapatkan vaksin covid-19 tampaknya bisa membantu pasien akhirnya pulih dari gejala long Covid.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Jika Anda mengalami long Covid pada saat ini, harap pertimbangkan untuk mendapatkan vaksin. Itu tidak akan membuat kondisi Anda lebih buruk – bahkan ada kemungkinan vaksin membuat Anda merasa lebih baik," desaknya.

Lalu, berapa lama bisa mendapatkan vaksin Covid-19 setelah dinyatakan sembuh?

Dr Englund menyarankan untuk segera divaksinasi setelah selesai menjalani isolasi mandiri atau mendapatkan perawatan di rumah sakit dan dinyatakan sembuh oleh dokter yang merawat.

Namun, jika Anda menerima antibodi monoklonal selama perawatan Covid-19, maka Anda harus menunggu hingga 90 hari setelah sembuh dari Covid-19 untuk menerima vaksin.

“Jika Anda mendapatkan antibodi monoklonal, itu akan membuat Anda tidak dapat mengembangkan respons yang bagus terhadap vaksin. Jadi itu sebabnya, harus menunggu selama 90 hari sampai antibodi monoklonal itu keluar dari sistem kekebalan Anda,” ungkapnya.

Baca juga: Efek Terinfeksi Covid-19 Tak Sebanding dengan Efek Vaksinasi, Ahli Imbau Jangan Tunda Vaksin

Halaman:
Kompas.com Berita Vaksinasi

Kita bisa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

Kita peduli, pandemi berakhir!



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X