Kompas.com - 28/06/2021, 21:48 WIB
Penulis Lulu Lukyani
|

KOMPAS.comVitamin C merupakan antioksidan yang penting untuk tubuh manusia. Ia dapat membantu menurunkan tekanan darah, mengatasi peradangan, dan memproduksi kolagen.

Umumnya, vitamin C aman dikonsumsi dalam dosis tinggi. Namun, beberapa orang mungkin mengalami efek samping jika terlalu banyak mengonsumsinya.

Untuk menghindari efek yang tidak nyaman akibat terlalu banyak vitamin C, pastikan asupannya tidak melebihi dosis yang disarankan.

Dilansir dari Medical News Today, berikut adalah dosis vitamin C harian untuk bayi hingga orang dewasa:

1. 400 mg untuk bayi usia 1-3 tahun

2. 650 mg untuk anak usia 4-8 tahun

3. 1.200 mg untuk anak usia 9-13 tahun

4. 1.800 mg untuk remaja usia 14-18 tahun

5. 2.000 mg untuk orang dewasa usia di atas 19 tahun

Baca juga: 6 Makanan Kaya Vitamin C yang Bisa Menyehatkan Tubuh

Batasan ini bisa saja tidak berlaku jika dokter menyarankan dosis yang berbeda. Pasalnya, beberapa orang mungkin diharuskan mengonsumsi vitamin C dalam jumlah lebih tinggi untuk perawatan medis.

Efek samping terlalu banyak vitamin C

Efek samping paling umum karena asupan vitamin C yang terlalu banyak adalah masalah kesehatan pencernaan.

Biasanya, efek samping ini dialami bukan karena mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin C, melainkan mengonsumsinya dalam bentuk suplemen.

Kemungkinan besar seseorang akan mengalami masalah pencernaan jika mengonsumsi lebih dari 2.000 mg vitamin C dalam satu waktu.

Dilansir dari Healthline, gejala yang biasanya dirasakan saat kelebihan vitamin C adalah diare dan mual.

Baca juga: Konsumsi Vitamin C Ampuh Turunkan Asam Urat, Fakta atau Mitos?

Asupan yang berlebihan juga dapat menyebabkan asam lambung, meski klaim ini belum memiliki bukti ilmiah.

Jika mengalami gangguan pencernaan akibat terlalu banyak vitamin C, cukup kurangi dosisnya dan sesuaikan dengan batas harian.

Tidak hanya itu, mengonsumsi suplemen dalam dosis tinggi juga dapat menyebabkan penyakit batu ginjal.

Kelebihan vitamin C dikeluarkan dari tubuh sebagai produk limbah tumbuh yang disebut oksalat.

Namun, dalam beberapa kondisi, oksalat dapat mengikat mineral dan membentuk kristal yang dapat menyebabkan pembentukan batu ginjal.

Baca juga: 5 Manfaat Vitamin C yang Sangat Penting, Bisa Atasi Diabetes

Dengan demikian, mengonsumsi terlalu banyak vitamin C berpotensi meningkatkan jumlah oksalat dalam urin dan terkait pula dengan penyakit batu ginjal.

Beberapa laporan telah menunjukkan bahwa orang yang mengonsumsi lebih dari 2.000 mg vitamin C dalam sehari mungkin mengalami batu ginjal.

Meski asupan vitamin C yang terlalu banyak sering menimbulkan efek samping ringan, efek samping yang lebih besar seperti penyakit batu ginjal juga perlu diwaspadai.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.