Kompas.com - 22/04/2021, 12:05 WIB
ilustrasi gusi berdarah shutterstock/La corneja artesanailustrasi gusi berdarah

KOMPAS.com - Sebuah penelitian baru mengungkap, virus corona penyebab Covid-19 dapat masuk ke paru-paru melalui air liur, dengan virus bergerak langsung dari mulut ke aliran darah, terutama jika orang tersebut menderita penyakit gusi.

Penelitian ini dilakukan oleh tim peneliti yang terdiri dari para ahli dari Rumah Sakit Distrik Salisbury, Inggris; Universitas Birmingham, Inggris; dan Mouth-Body Research Institute, Los Angeles, California dan Cape Town, Afrika Selatan.

Bukti menunjukkan, bahwa pembuluh darah paru-paru, awalnya dipengaruhi oleh penyakit paru-paru akibat Covid-19 dengan konsentrasi virus corona yang tinggi dalam air liur. Selain itu, adanya periodontitis atau infeksi gusi juga dapat meningkatkan risiko kematian.

Baca juga: Cara Menghilangkan Karang Gigi dengan Aman untuk Cegah Penyakit Gusi

Hal lain yang ditemukan dalam penelitian ini, akumulasi plak gigi atau karang gigi dan peradangan periodontal dapat semakin meningkatkan kemungkinan virus SARS-CoV-2 mencapai paru-paru dan menyebabkan kasus infeksi yang lebih parah.

Dengan adanya penemuan ini, perawatan kesehatan mulut yang efektif bisa menjadi langkah yang berpotensi menurunkan risiko kematian.

Karena itu, penting bagi masyarakat untuk menjaga kebersihan mulut dan mengurangi berbagai faktor yang meningkatkan risiko penyakit gusi, seperti penumpukan plak atau karang gigi.

Peneliti mencatat bukti yang muncul, bahwa bahan khusus dari beberapa produk obat kumur yang tersedia secara luas, sangat efektif dalam menonaktifkan virus SARS-CoV-2 penyebab Covid-19.

Tindakan kebersihan mulut yang sederhana, termasuk penggunaan produk obat kumur khusus ini, dapat membantu menurunkan risiko penyebaran virus corona dari mulut ke paru-paru pada penderita Covid-19, dan membantu mencegah kasus infeksi yang parah.

Pengamatan awal CT scan paru-paru dari pasien yang menderita penyakit paru-paru Covid-19 oleh Dr.Graham Lloyd-Jones, seorang ahli radiologi, mengarah pada kolaborasi antara peneliti medis dan gigi tentang potensi jalur masuk ke aliran darah.

Rekan penulis Iain Chapple, Profesor Periodontologi di Universitas Birmingham, mengatakan, model ini dapat membantu peneliti memahami, mengapa sebagian orang mengembangkan penyakit paru-paru Covid-19 dan yang lainnya tidak.

“Ini juga dapat mengubah cara kami mengatasi virus corona, dengan mengeksplorasi perawatan murah atau bahkan gratis untuk kesehatan mulut yang pada akhirnya menyelamatkan nyawa,” ujar Chapple.

Baca juga: 6 Faktor yang Membuat Anda Lebih Berisiko Terkena Penyakit Gusi

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X