Kompas.com - 23/01/2021, 11:05 WIB

KOMPAS.com - Katak biasanya menggunakan suaranya yang ikonik untuk menarik perhatian lawan jenis.

Tetapi terkadang vokalisasi ini tak dapat bersaing dengan suara keras berasal dari lingkungan sekitar, misalnya air terjun.

Hasilnya beberapa spesies katak pun telah mengembangkan teknik menarik lawan jenis tambahan dengan menggunakan gerakan fisik.

Seperti dikutip dari Gizmodo, Jumat (22/1/2021) perilaku ini diketahui pada spesies katak Ekuador, katak kaca Sachatamia orejuela. Temuan ini menjadi contoh pertama yang diketahui pada spesies tersebut.

Baca juga: Laba-laba Madagaskar Jahit Daun untuk Jebak Katak

Pada awalnya, peneliti bermaksud membuat katalog panggilan Sachatamia orejuela yang belum pernah dilakukan sebelumnya.

Peneliti mengunjungi hutan hujan Ekuador untuk merekam panggilan itu. Hasilnya, peneliti berhasil merekam vokalisasi mereka yang khas.

Analisis selanjutnya menunjukkan, kalau Sachatamia orejuela menghasilkan panggilan kawin pada frekuensi yang lebih tinggi dibandingkan dengan spesies katak kaca lainnya.

Namun saat merekam panggilan itu, tanpa sengaja tim peneliti menemukan hal yang menarik.

Katak jantan terlihat membuat gerakan melambaikan tangannya dengan cepat, disertai dengan gerakan kaki dan sesekali mengayunkan kepala.

Perilaku itu tak hanya terjadi satu kali. Rebecca Brunner, penulis utama studi dan juga mahasiswa di UC Berkeley mengamati jantan lain juga melakukan hal serupa.

Katak-katak jantan bersama-sama melakukan panggilan kawin bernada tinggi ditambah gerakan fisik.

Hal tersebut menurut Brunner dapat meningkatkan kemampuan katak untuk lebih diperhatikan oleh lawan jenis di tengah lingkungan yang bising.

Sebenarnya, strategi serupa juga telah didokumentasikan pada katak yang hidup di India, Kalimantan, dan Brasil.

"Sejumlah spesies katak lain di seluruh dunia menggunakan panggilan bernada tinggi serta sinyal visual untuk berkomunikasi di lingkungan yang sangat bising," papar Brunner.

Namun spesies-spesies ini tak terkait satu sama lain. Artinya, perilaku tersebut kemungkinan besar merupakan evolusi secara independen sebagai respons terhadap lingkungan, sebuah konsep yang disebut evolusi konvergen.

Baca juga: Ular Ini Membedah Isi Perut Katak Beracun saat Masih Hidup dan Memakannya

Halaman:
 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Sumber Gizmodo
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bahaya Merokok dalam Rumah, Ini Cara Wujudkan Tempat Tinggal Bebas Asap Rokok

Bahaya Merokok dalam Rumah, Ini Cara Wujudkan Tempat Tinggal Bebas Asap Rokok

Oh Begitu
[POPULER SAINS] Viral Wanita Curi Cokelat di Alfamart | WHO Ganti Nama Cacar Monyet | Cerita Kejahatan di Kehidupan Nyata | Gelombang Tinggi 6 Meter

[POPULER SAINS] Viral Wanita Curi Cokelat di Alfamart | WHO Ganti Nama Cacar Monyet | Cerita Kejahatan di Kehidupan Nyata | Gelombang Tinggi 6 Meter

Oh Begitu
Ilmuwan Deteksi Sambaran Petir Paling Kuat dan Langka, Seperti Apa?

Ilmuwan Deteksi Sambaran Petir Paling Kuat dan Langka, Seperti Apa?

Fenomena
Bantu Ahli Deteksi Potensi Penyakit di Masa Depan, Menkes Budi Luncurkan BGSi

Bantu Ahli Deteksi Potensi Penyakit di Masa Depan, Menkes Budi Luncurkan BGSi

Oh Begitu
Suku Maya Gunakan Abu Kremasi Manusia untuk Bikin Bola Karet, Studi Jelaskan

Suku Maya Gunakan Abu Kremasi Manusia untuk Bikin Bola Karet, Studi Jelaskan

Fenomena
7 Jenis Kura-kura yang Dilindungi di Indonesia

7 Jenis Kura-kura yang Dilindungi di Indonesia

Oh Begitu
Gigitan Tomcat Sebabkan Gatal dan Kulit Melepuh, Ini Cara Mengobatinya

Gigitan Tomcat Sebabkan Gatal dan Kulit Melepuh, Ini Cara Mengobatinya

Oh Begitu
Manfaat Tanaman Porang, dari Bahan Pangan hingga Bahan Baku Industri

Manfaat Tanaman Porang, dari Bahan Pangan hingga Bahan Baku Industri

Oh Begitu
Jupiter Sejajar Bulan Malam Ini, Begini Cara Mengamatinya

Jupiter Sejajar Bulan Malam Ini, Begini Cara Mengamatinya

Fenomena
Overthinking dan Gangguan Kecemasan, Apa Itu dan Bagaimana Cara Mengatasinya?

Overthinking dan Gangguan Kecemasan, Apa Itu dan Bagaimana Cara Mengatasinya?

Kita
Mengenal Terapi Lintah, Bisa Atasi Masalah Kulit hingga Penyakit Sendi

Mengenal Terapi Lintah, Bisa Atasi Masalah Kulit hingga Penyakit Sendi

Oh Begitu
Segudang Manfaat Kopi, Benarkah Bisa Bikin Panjang Umur?

Segudang Manfaat Kopi, Benarkah Bisa Bikin Panjang Umur?

Oh Begitu
Gelombang Tinggi hingga 6 Meter Masih Berpotensi Terjadi di Selatan Jawa

Gelombang Tinggi hingga 6 Meter Masih Berpotensi Terjadi di Selatan Jawa

Oh Begitu
Viral Kasus Wanita Mencuri Cokelat di Alfamart Diduga Kleptomania, Apa Itu?

Viral Kasus Wanita Mencuri Cokelat di Alfamart Diduga Kleptomania, Apa Itu?

Oh Begitu
5 Kebiasaan Makan yang Ampuh Menurunkan Berat Badan Menurut Ahli

5 Kebiasaan Makan yang Ampuh Menurunkan Berat Badan Menurut Ahli

Oh Begitu
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.