BMKG: Peringatan Dini Cuaca, Waspadai Gelombang Tinggi 6 Meter di Laut Natuna

Kompas.com - 18/12/2020, 18:45 WIB
Warga menembus jalan desa yang rusak akibat terjangan gelombang tinggi air laut di Desa Bedono, Sayung, Demak, Jawa Tengah, Senin (7/12/2020). BMKG mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi setinggi 2,5 - 4 meter dengan kecepatan angin 30 knot yang berpeluang terjadi pada Senin (7/12) - Rabu (9/12) di sejumlah wilayah perairan dan pesisir di Indonesia di antaranya yaitu laut Jawa bagian tengah, dengan imbauan kepada nelayan maupun warga yang bermukim di daerah tersebut agar waspada saat beraktivitas. ANTARA FOTO/AJI STYAWANWarga menembus jalan desa yang rusak akibat terjangan gelombang tinggi air laut di Desa Bedono, Sayung, Demak, Jawa Tengah, Senin (7/12/2020). BMKG mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi setinggi 2,5 - 4 meter dengan kecepatan angin 30 knot yang berpeluang terjadi pada Senin (7/12) - Rabu (9/12) di sejumlah wilayah perairan dan pesisir di Indonesia di antaranya yaitu laut Jawa bagian tengah, dengan imbauan kepada nelayan maupun warga yang bermukim di daerah tersebut agar waspada saat beraktivitas.


KOMPAS.com- Hingga esok hari, sejumlah wilayah perairan Indonesia harus waspada terhadap gelombang tinggi yang berpotensi mencapai 6 meter.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi yang berpeluang terjadi dalam dua hari ini, 18-19 Desember 2020.

Berdasarkan pantauan BMKG, terdapat pola tekanan rendah yaitu 1004 hPa di Australia bagian utara, 1006 hPa di Samudera Pasifik utara Papua dan 1008 hPa di Samudera Hindia barat daya Banten.

Selain itu, terpantau pula pola angin di wilayah perairan Indonesia bagian utara umumnya bergerak dari Barat Laut-Timur Laut dengan kecepatan berkisar 4-23 knot.

Baca juga: Waspada Potensi Gelombang Tinggi Ekstrem 9 Meter di Laut Natuna Utara

 

Sedangkan, di wilayah Indonesia bagian selatan umumnya bergerak dari Barat Daya - Barat laut dengan kecepatan 5 -25 knot.

Sehingga, tercatat kecepatan angin tertinggi terpantau di Laut Natuna Utara, Perairan Enggano-Bengkulu, Perairan barat Lampung, Selat Sunda, Laut Jawa, Selat Makassar bagian selatan dan Laut Banda.

Kondisi-kondisi inilah yang mengakibatkan tinggi gelombang mencapai 6 meter di sekitar wilayah tersebut dan di perairan Indonesia lainnya dalam dua hari ini.

Baca juga: BMKG: Hingga Besok, Waspada Potensi Gelombang Tinggi 4 Meter

 

Gelombang tinggi 1,25- 2,50 meter (kategori sedang)

  • Selat Malaka bagian utara
  • Perairan utara Pulau Sabang
  • Perairan barat Aceh hingga Kepulauan Mentawai
  • Perairan Enggano hingga Bengkulu
  • Perairan barat Lampung
  • Teluk Lampung bagian selatan
  • Samudra Hindia barat Sumatra
  • Perairan selatan Bali hingga Pulau Sumba
  • Selat Bali - Lombok - Alas hingga Sape bagian selatan
  • Selat Sumba bagian barat dan Selat Ombai
  • Laut Sawu
  • Perairan Pulau Sawu - Pulau Rotte hingga Kupang
  • Samudra Hindia selatan Sumbawa hingga Nusa Tenggara Timur
  • Perairan timur Kepulauan Bintan hingga Kepulauan Lingga
  • Perairan utara Pulau Bangka hingga Belitung
  • Selat Karimata dan Selat Gelasa
  • Perairan utara Jawa hingga Kepulauan Kangean
  • Laut Jawa bagian barat dan tengah
  • Perairan selatan Kalimantan hingga Kotabaru
  • Laut Bali dan Laut Sumbawa
  • Perairan Kepulauan Sabalana hingga Kepulauan Selayar
  • Teluk Bone dan Laut Flores bagian barat
  • Perairan Baubau hingga Kepulauan Wakatobi
  • Perairan selatan Pulau Buru hingga Pulau Seram
  • Laut Seram
  • Perairan Fakfak - Kaimana hingga Amamapare
  • Perairan Kepulauan Kei hingga Kepulauan Aru
  • Perairan selatan Pulau Yos Sudarso
  • Selat Makassar bagian tengah dan utara
  • Perairan barat Sulawesi dan Laut Sulawesi
  • Perairan Bitung hingga Kepulauan Sitaro
  • Teluk Tomini dan Laut Maluku
  • Perairan timur dan barat Halmahera
  • Perairan utara Papua barat hingga Papua

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

DMO Batu Bara Disebut Tak Seharusnya Masuk dalam RUU Energi Baru Terbarukan

DMO Batu Bara Disebut Tak Seharusnya Masuk dalam RUU Energi Baru Terbarukan

Fenomena
5 Makanan yang Bisa Menyebabkan Perut Kembung

5 Makanan yang Bisa Menyebabkan Perut Kembung

Oh Begitu
5 Klasifikasi Kasus Hepatitis Akut Misterius Menurut WHO dan Kemenkes, Apa Saja?

5 Klasifikasi Kasus Hepatitis Akut Misterius Menurut WHO dan Kemenkes, Apa Saja?

Oh Begitu
Hepatitis Akut Misterius Masuk Kategori Kejadian Luar Biasa, Apa Bedanya dengan Pandemi?

Hepatitis Akut Misterius Masuk Kategori Kejadian Luar Biasa, Apa Bedanya dengan Pandemi?

Oh Begitu
[POPULER SAINS] KKN di Desa Penari Alasan Suka Film Horor | Sejarah Banjarmasin | Kapan Gerhana Bulan Total 2022

[POPULER SAINS] KKN di Desa Penari Alasan Suka Film Horor | Sejarah Banjarmasin | Kapan Gerhana Bulan Total 2022

Oh Begitu
10 Mitos Blood Moon, Kedatangan Jaguar hingga Setan Rahu Telan Bulan

10 Mitos Blood Moon, Kedatangan Jaguar hingga Setan Rahu Telan Bulan

Fenomena
Penemuan USG yang Selamatkan Jutaan Ibu Hamil dan Janin dari Kematian

Penemuan USG yang Selamatkan Jutaan Ibu Hamil dan Janin dari Kematian

Oh Begitu
Heboh Film KKN di Desa Penari, Ini Alasan Orang Suka Menonton Film Horor

Heboh Film KKN di Desa Penari, Ini Alasan Orang Suka Menonton Film Horor

Oh Begitu
Membersihkan Vagina dengan Sabun Antiseptik Berisiko Bikin Miss V Berbau, Kok Bisa?

Membersihkan Vagina dengan Sabun Antiseptik Berisiko Bikin Miss V Berbau, Kok Bisa?

Oh Begitu
Cara Mengukur Tekanan Darah Sendiri di Rumah

Cara Mengukur Tekanan Darah Sendiri di Rumah

Kita
6 Manfaat Labu Kuning, Mencegah Kanker hingga Cocok untuk Diet

6 Manfaat Labu Kuning, Mencegah Kanker hingga Cocok untuk Diet

Oh Begitu
Kapan Gerhana Bulan Total 2022 Terjadi? Ini Penjelasan Ahli

Kapan Gerhana Bulan Total 2022 Terjadi? Ini Penjelasan Ahli

Fenomena
Minum Obat Hipertensi Seumur Hidup Tidak Sebabkan Penyakit Ginjal, Ini Penjelasannya

Minum Obat Hipertensi Seumur Hidup Tidak Sebabkan Penyakit Ginjal, Ini Penjelasannya

Kita
Sejarah dan Asal-usul Banjarmasin, dari Kata Banjarmasih hingga Peperangan Pangeran Samudera

Sejarah dan Asal-usul Banjarmasin, dari Kata Banjarmasih hingga Peperangan Pangeran Samudera

Oh Begitu
Penyakit Cacar Monyet Meluas, 4 Negara Ini Melaporkannya

Penyakit Cacar Monyet Meluas, 4 Negara Ini Melaporkannya

Oh Begitu
komentar
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.