Kompas.com - 17/12/2020, 11:00 WIB
Akses jalan menuju makam Mbah Mudzakir di Dukuh Tambaksari Desa Bedono Kecamatan Sayung Kabupaten Demak Jawa Tengah terputus akibat diterjang gelombang tinggi, Selasa (8/12/2020). KOMPAS.COM/ARI WIDODOAkses jalan menuju makam Mbah Mudzakir di Dukuh Tambaksari Desa Bedono Kecamatan Sayung Kabupaten Demak Jawa Tengah terputus akibat diterjang gelombang tinggi, Selasa (8/12/2020).

KOMPAS.com - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi yang berpeluang terjadi pada Kamis dan Jumat, 17-18 Desember 2020.

Potensi gelombang tinggi ini bisa terjadi di beberapa wilayah pesisir dan perairan Indonesia karena dipengaruhi kondisi atmosfer.

Berdasarkan pantauan BMKG, terdapat pola tekanan rendah yaitu 1008 hPa di Samudera Hindia Barat Daya Banten dan 1004 hPa di Australia bagian utara.

Selain itu, terpantau pula pola angin di wilayah Indonesia bagian utara umumnya bergerak dari Barat Laut ke Timur Laut dengan kecepatan berkisar 4-25 knot.

Baca juga: BMKG: Waspada Hujan Lebat Disertai Angin Kencang dan Petir 3 Hari ke Depan

Sedangkan, di wilayah Indonesia bagian selatan, umumnya angin bergerak dari Barat Daya ke Barat Laut dengan kecepatan 6-25 knot.

Sehingga tercatat kecepatan angin tertinggi terpantau di Laut Natuna Utara, Laut Banda, Laut Arafuru, dan Perairan Selatan Pulau Yos Sudarso hingga ke Merauke.

Kondisi-kondisi inilah yang mengakibatkan tinggi gelombang mencapai 4 meter di sekitar wilayah tersebut dan perairan lainnya dalam dua hari ini.

Gelombang tinggi 1,25- 2,50 meter (kategori sedang)

  • Selat Malaka bagian utara
  • Perairan utara Pulau Sabang
  • Perairan barat Aceh hingga Kepulauan Mentawai
  • Perairan Enggano hingga Bengkulu
  • Teluk Lampung bagian selatan
  • Samudra Hindia barat Aceh hingga Bengkulu
  • Perairan selatan Jawa Barat hingga Pulau Sumba
  • Selat Bali - Lombok - Alas hingga Sape bagian selatan
  • Selat Sumba bagian barat
  • Laut Sawu
  • Selat Ombai
  • Perairan Pulau Sawu - Pulau Rotte hingga Kupang
  • Samudra Hindia selatan Bali hingga Nusa Tenggara Timur
  • Perairan selatan Kepulauan Anambas hingga Kepulauan Natuna
  • Laut Natuna
  • Perairan utara Singkawang
  • Selat Karimata
  • Perairan utara Jawa Barat hingga Jawa Tengah
  • Laut Jawa
  • Perairan selatan Kalimantan hingga Kotabaru
  • Selat Makassar bagian selatan
  • Laut Flores
  • Laut Banda
  • Perairan selatan Pulau Buru hingga Pulau Seram
  • Laut Seram
  • Perairan Fakfak - Kaimana - Amamapare hingga Agats
  • Perairan Kepulauan Sermata hingga Kepulauan Tanimbar
  • Perairan utara Kepulauan Kei hingga Kepulauan Aru
  • Laut Arafuru bagian barat
  • Perairan selatan Pulau Yos Sudarso
  • Perairan Kepulauan Sangihe
  • Laut Maluku
  • Perairan Kepulauan Halmahera
  • Laut Halmahera
  • Perairan utara Papua barat hingga Papua
  • Samudra Pasifik utara Halmahera hingga Papua

Gelombang tinggi 2.50 - 4.0 meter (kategori tinggi)

  •  Perairan barat Lampung
  • Samudra Hindia barat Lampung
  • Selat Sunda bagian barat dan selatan
  • Perairan selatan Banten
  • Samudra Hindia selatan Jawa
  • Laut Natuna utara
  • Perairan utara Kepulauan Anambas hingga Kepulauan Natuna
  • Perairan selatan Kepulauan Kei hingga Kepulauan Aru
  • Laut Arafuru bagian tengah dan timur
  • Perairan Kepulauan Talaud
  • Samudra Pasifik utara Halmahera hingga Papua

Baca juga: BMKG: Waspada Hujan Lebat Disertai Angin Kencang dan Petir 3 Hari ke Depan

Saran Keselamatan

Potensi gelombang tinggi ini dapat memperbesar risiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran dan masyarakat yang tinggal serta beraktivitas  di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi itu haruslah tetap waspada.

Berikut beberapa hal yang perlu Anda perhatikan ketika akan berlayar di perairan yang berpeluang terjadi gelombang tinggi tersebut.

  1. Perahu Nelayan; perlu waspada ketika kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di  atas 1,25 meter
  2. Kapal Tongkang; perlu waspada ketika kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di  atas 1,5 meter
  3. Kapal Ferry; perlu waspada ketika kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di  atas 2,5 meter
  4. Kapal Ukuran Besar seperti Kapal kargo atau Kapal Pesiar; perlu waspada ketika kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di  atas 4,0 meter



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X