Kompas.com - 27/10/2020, 17:05 WIB
Lanskap Arktik (Kutub Utara), sebagian gletser telah mencair. Akibat perubahan iklim dan pemanasan global. Lanskap Arktik (Kutub Utara), sebagian gletser telah mencair. Akibat perubahan iklim dan pemanasan global.

KOMPAS.com - Pertama kalinya dalam sejarah, Laut Laptev yang berlokasi di Samudera Arktik gagal membeku di akhir tahun.

Fakta tersebut sungguh mengkhawatirkan, mengingat saat ini sudah menjelang akhir Oktober, yang berarti musim dingin makin dekat. Tetapi es di wilayah itu justru masih belum terbentuk.

Seperti dikutip dari IFL Science, Selasa (27/10/2020) biasanya es di wilayah belahan bumi Utara, seperti di Samudera Arktik akan mencair selama musim panas dan membeku kembali di musim dingin.

Baca juga: Lemming, Tikus Lucu Penghuni Arktik yang Jadi Bukti Perubahan Iklim

Namun, tingkat pencairan es tahunan rupanya telah meningkat selama beberapa tahun. Hal tersebut dipicu oleh beberapa hal, salah satunya adalah suhu musim panas yang ekstrem, sehingga menyebabkan suhu melonjak hingga 10 derajat Celcius di atas rata-rata pada bulan Juni lalu.

Suhu musim panas ekstrem yang belum pernah terjadi sebelumnya itu, akhirnya menyebabkan es Laut Laptev mencair lebih awal dari sebelumnya dan meninggalkan perairan terbuka yang luas.

Air kemudian menyerap sinar matahari dan menyebabkan kenaikan suhu air serta menunda pembekuan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Dampaknya adalah rekor tutupan es laut yang rendah terjadi di seluruh Kutub Utara pada tahun ini.

Es juga sangat berarti bagi berbagai kehidupan di wilayah ini. Biasanya, es terbentuk di sepanjang garis pantai Siberia utara di awal musim dingin dan kemudian tertiup ke seluruh Laptev dan sekitarnya.

Baca juga: Es di Permukaan Laut Arktik Berkurang Mendekati Rekor Terendah

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.