Kompas.com - 22/09/2020, 19:31 WIB
Ilustrasi gelombang tinggi KOMPAS.com/ JUNAEDIIlustrasi gelombang tinggi

KOMPAS.com - Indonesia saat ini sedang memasuki periode peralihan musim atau pancaroba, dan sejumlah wilayah diperingatkan untuk waspada adanya potensi gelombang tinggi.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi yang berpeluang terjadi di perairan Indonesia pada 22-23 September 2020.

Peringatan gelombang tinggi itu berkaitan dengan hasil pantauan BMKG terhadap pola angin di wilayah Indonesia bagian utara umumnya dari Timur-Selatan dengan kecepatan angin 6-25 knot.

Baca juga: BMKG: Waspada Gelombang Tinggi hingga 6 Meter di Perairan Indonesia

Kecepatan angin tertinggi terpantau di Perairan Enggano-Bengkulu, perairan barat Lampung, perairan selatan Banten, Laut Bali, Laut Arafuru bagian timur, Perairan Yos Sudarso-Merauke.

Kondisi pola angin tersebut mengakibatkan potensi gelombang tinggi hingga empat meter, 19-20 September 2020. Berikut daftar wilayahnya.

Tinggi gelombang 1,25 - 2,50 meter (kategori sedang)

- Perairan Utara Sabang

- Perairan Barat Aceh

- Perairan Barat Kepulauan Simeulue hingga Kepulauan Nias

- Perairan Timur Kepulauan Mentawai

- Samudera Hindia Barat Aceh hingga Kepulauan Nias

- Teluk Lampung Bagian Selatan

- Selat Sape Bagian Selatan

- Selat Sumba bagian Barat

- Laut Sawu dan Selat Ombai

- Perairan Selatan Flores

- Perairan Pulau Sawu-Kupang hingga pulau Rote

- Samudra Hindia Selatan Pulau Sawu hingga Pulau Rote

- Perairan selatan Kepulauan Letti hingga Kepulauan Tanimbar

- Perairan Kepulauan Kei-Kepulauan Aru

- Laut Arafuru dan Laut Banda

- Perairan Kota Baru

- Laut Jawa bagian timur

- Perairan selatan Kepulauan Kangean

- Selat Makassar bagian selatan dan tengah

- Laut Bali

- Selat Lombok bagian utara

- Laut Flores bagian timur

- Perairan timur Kepulauan Wakatobi

- Perairan barat pulau Buru

Baca juga: BMKG Ungkap 2 Faktor Tingkatkan Potensi Rob dan Gelombang Tinggi Pekan Ini

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gempa Megathrust Selat Sunda Bisa Memicu Gelombang Tsunami, Ini Saran Mitigasi Menurut Ahli

Gempa Megathrust Selat Sunda Bisa Memicu Gelombang Tsunami, Ini Saran Mitigasi Menurut Ahli

Fenomena
Penjelasan Ilmiah Mengapa Gempa Dapat Mengakibatkan Tsunami

Penjelasan Ilmiah Mengapa Gempa Dapat Mengakibatkan Tsunami

Fenomena
Gempa Bumi: Penyebab, Jenis, Karakteristik hingga Dampak

Gempa Bumi: Penyebab, Jenis, Karakteristik hingga Dampak

Oh Begitu
2 Kematian Flu Burung H5N6 Dilaporkan China, 3 Pasien Dirawat Intensif

2 Kematian Flu Burung H5N6 Dilaporkan China, 3 Pasien Dirawat Intensif

Fenomena
Cara Cek dan Download Sertifikat Vaksin Booster di PeduliLindungi

Cara Cek dan Download Sertifikat Vaksin Booster di PeduliLindungi

Oh Begitu
Ahli Peringatkan Kepunahan Massal Keenam Sedang Berlangsung di Bumi

Ahli Peringatkan Kepunahan Massal Keenam Sedang Berlangsung di Bumi

Fenomena
Usai Matahari, China Bakal Bikin Bulan Tiruan

Usai Matahari, China Bakal Bikin Bulan Tiruan

Oh Begitu
Analisis Ulang Ungkap Dinosurus Lapis Baja Bergerak Lambat dan Tak Bisa Mendengar

Analisis Ulang Ungkap Dinosurus Lapis Baja Bergerak Lambat dan Tak Bisa Mendengar

Oh Begitu
Inti Dalam Bumi Lebih Cepat Mendingin, Apa Dampaknya?

Inti Dalam Bumi Lebih Cepat Mendingin, Apa Dampaknya?

Fenomena
[POPULER SAINS]: Kunci Penting Menurunkan Berat Badan | Peringatan Tsunami Tonga Dicabut | Riset Vaksin Booster

[POPULER SAINS]: Kunci Penting Menurunkan Berat Badan | Peringatan Tsunami Tonga Dicabut | Riset Vaksin Booster

Oh Begitu
Gurita Paling Langka Ini Menampakkan Diri di Great Barrier Reef

Gurita Paling Langka Ini Menampakkan Diri di Great Barrier Reef

Fenomena
Update Vaksin Booster, Regimen Tambahan Vaksin Pfizer dan AstraZeneca Disetujui BPOM

Update Vaksin Booster, Regimen Tambahan Vaksin Pfizer dan AstraZeneca Disetujui BPOM

Oh Begitu
Siklus Covid-19 Berlangsung 2 Bulan, Bagaimana dengan Varian Omicron?

Siklus Covid-19 Berlangsung 2 Bulan, Bagaimana dengan Varian Omicron?

Oh Begitu
Peneliti AS Ciptakan Vaksin Covid-19 dengan Harga yang Lebih Murah

Peneliti AS Ciptakan Vaksin Covid-19 dengan Harga yang Lebih Murah

Oh Begitu
Apakah Kembar Identik Memiliki Sidik Jari yang Sama?

Apakah Kembar Identik Memiliki Sidik Jari yang Sama?

Kita
komentar
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.