Cuci Tangan Lebih Efektif Cegah Corona Dibanding Hand Sanitizer, Ini Buktinya

Kompas.com - 08/03/2020, 11:19 WIB
Para siswa SD Hang Tuah 2 Titipapan, Kecamatan Medan Deli, Sumatera Utara, mempraktikkan perilaku hidup bersih dan sehat dengan mencuci tangan dengan sabun di halaman sekolah, Selasa (8/ 6/2010). Kebiasaan mencuci tangan perlu dikenalkan sejak usia dini. KOMPAS/MOHAMMAD HILMI FAIQPara siswa SD Hang Tuah 2 Titipapan, Kecamatan Medan Deli, Sumatera Utara, mempraktikkan perilaku hidup bersih dan sehat dengan mencuci tangan dengan sabun di halaman sekolah, Selasa (8/ 6/2010). Kebiasaan mencuci tangan perlu dikenalkan sejak usia dini.

KOMPAS.com - Banyak masyarakat Indonesia makin sadar akan perilaku hidup bersih dan sehat setelah Presiden Joko Widodo mengonfirmasi kasus positif Covid-19 di Indonesia.

Salah satunya adalah dengan kesadaran pentingnya cuci tangan dengan sabun. Selain itu, hand sanitizer juga disediakan di banyak tempat umum.

Para ahli sepakat, cuci tangan dengan sabun jauh lebih efektif mencegah virus, termasuk virus SARS-CoV-2 penyebab Covid-19, dibanding hand sanitizer.

Kita semua memang mencuci tangan setiap hari. Namun sebelum wabah corona ini muncul, mungkin kita sangat jarang melihat orang mencuci tangan dengan sabun selama 20 sampai 30 detik.

Durasi mencuci tangan dengan sabun selama 20 sampai 30 detik inilah yang disarankan para ahli di seluruh dunia.

Baca juga: Tak Usah Panik, Begini Aturan Cuci Tangan agar Tidak Tertular Corona

Salah satu aktris berkebangsaan AS, Kristen Bell, pada Rabu (4/3/2020), mengunggah serangkaian foto yang menunjukkan perbedaan tingkat kebersihan antara tangan yang tidak dicuci, setelah bersalaman dengan orang lain, dan setelah cuci tangan.

 
 
 
View this post on Instagram
 
 

My mom sent me the hand washing black light comparison. 30 SECONDS WITH SOAP YALL!!!

A post shared by kristen bell (@kristenanniebell) on Mar 3, 2020 at 11:28am PST

Dilansir Business Insider, Sabtu (7/3/2020), tangan dalam foto di atas menggunakan Glo-Germ, minyak mineral yang bisa menangkap seberapa banyak kuman dan dapat dilihat di bawah sinar UV.

Dari foto dalam postingan Kristen Bell, tambah perbedaan besar antara tangan yang dicuci dengan sabun selama 15 detik dan 30 detik.

Saat tangan dicuci dengan sabun selama 15 detik, tampak masih ada beberapa bakteri yang menempel di kerutan dan buku-buku jari.

Namun tangan yang dicuci dengan sabun selama 30 detik, tampak bahwa bakteri-bakteri itu hilang.

Halaman:
Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Perdebatan Waktu Berjemur Paling Sehat, Ini Penelitian di Indonesia

Perdebatan Waktu Berjemur Paling Sehat, Ini Penelitian di Indonesia

Oh Begitu
Anak-anak Bisa Jadi Pembawa Corona Tanpa Gejala, Ini Penjelasannya

Anak-anak Bisa Jadi Pembawa Corona Tanpa Gejala, Ini Penjelasannya

Fenomena
Infeksi Corona Tanpa Gejala, Studi Temukan di Negara-negara ini

Infeksi Corona Tanpa Gejala, Studi Temukan di Negara-negara ini

Fenomena
Pandemi Corona Bikin Getaran di Muka Bumi Berkurang, Ini Penjelasannya

Pandemi Corona Bikin Getaran di Muka Bumi Berkurang, Ini Penjelasannya

Fenomena
Fosil Gigi Ungkap Anjing Laut Tanpa Telinga Pernah Hidup di Australia

Fosil Gigi Ungkap Anjing Laut Tanpa Telinga Pernah Hidup di Australia

Fenomena
Syekh Puji Nikahi Bocah 7 Tahun, Ahli Sebut Harus Diperiksa Menyeluruh

Syekh Puji Nikahi Bocah 7 Tahun, Ahli Sebut Harus Diperiksa Menyeluruh

Oh Begitu
Kajian BMKG-UGM, Cuaca dan Iklim Memang Pengaruhi Wabah Corona, tapi...

Kajian BMKG-UGM, Cuaca dan Iklim Memang Pengaruhi Wabah Corona, tapi...

Oh Begitu
Ahli Peringatkan, Corona Bukan Pandemi Terakhir yang Dihadapi Dunia

Ahli Peringatkan, Corona Bukan Pandemi Terakhir yang Dihadapi Dunia

Oh Begitu
Kebakaran Australia Berakhir, Koala Mulai Dilepas Kembali ke Alam Liar

Kebakaran Australia Berakhir, Koala Mulai Dilepas Kembali ke Alam Liar

Oh Begitu
Ilmuwan Gunakan Selembar Kertas untuk Temukan Corona dalam Air Limbah

Ilmuwan Gunakan Selembar Kertas untuk Temukan Corona dalam Air Limbah

Fenomena
Disebut Gejalanya Mirip, Demam Covid-19 Lebih Jarang Dibanding SARS

Disebut Gejalanya Mirip, Demam Covid-19 Lebih Jarang Dibanding SARS

Oh Begitu
Ahli Perkirakan, Ekosistem Laut Dunia Akan Kembali Pulih pada 2050

Ahli Perkirakan, Ekosistem Laut Dunia Akan Kembali Pulih pada 2050

Oh Begitu
Mengenal IPAG60, Teknologi Pengolah Air Gambut Jadi Air Bersih

Mengenal IPAG60, Teknologi Pengolah Air Gambut Jadi Air Bersih

Oh Begitu
Karakter Klinis Covid-19, Tunjukkan Keparahan dan Kematian Corona

Karakter Klinis Covid-19, Tunjukkan Keparahan dan Kematian Corona

Oh Begitu
Bocah 7 Tahun Diduga Dinikahi Syekh Puji, Seperti Apa Dampak Psikologisnya?

Bocah 7 Tahun Diduga Dinikahi Syekh Puji, Seperti Apa Dampak Psikologisnya?

Oh Begitu
komentar
Close Ads X