Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Diresmikan Jokowi, SPAM Semarang Barat Airi 70.000 Sambungan Rumah

Kompas.com - 25/01/2024, 07:06 WIB
Masya Famely Ruhulessin,
Hilda B Alexander

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah meresmikan Sistem Penyediaan Air Minum Semarang Barat, Selasa (23/1/2024).

Proyek ini dibangun oleh Kementerian PUPR dengan menunjuk WIKA KSO-Gemilang KSO sebagai kontraktor pelaksana untuk paket pekerjaan Jaringan Distribusi Utama (JDU)

Kehadiran SPAM ini diharapkan dapat menjawab permasalahan ketersediaan air bersih dan penurunan permukaan tanah di Kota Semarang.

Baca juga: WIKA dan 11 Lembaga Keuangan Sepakati Master Restructuring Agreement

Beroperasinya SPAM Semarang Barat akan meningkatkan layanan air minum ke 70.000 sambungan rumah (SR) atau setara 350.000 jiwa.

Aliran air akan didistribusikan melalui JDU Bambankerep, Manyaran 1, Manyaran 2, dan Desel dengan panjang total 50,4 km yang menjangkau 3 kecamatan meliputi Kecamatan Semarang Barat, Ngaliyan dan Tugu.

"Saya titip agar SPAM ini dikelola dengan baik, dipastikan dapat berfungsi dengan baik untuk membantu masyarakat memperoleh air bersih dengan harga terjangkau dan berkesinambungan," ujar Presiden Jokowi dalam acara peresmian.

Bagi PT Wijaya Karya (Persero) Tbk atau WIKA, SPAM Semarang Barat merupakan Proyek Strategis Nasional (PSN) kedua yang diresmikan Presiden RI Joko Widodo pada tahun 2024 setelah Bendungan Karian, Banten.

Direktur Operasi I WIKA, Hananto Aji yang hadir pada peresmian tersebut menyampaikan bahwa ini menjadi bukti dari tekad kuat Perseroan untuk menyelesaikan proyek yang telah dipercayakan oleh Pemerintah.

Baca juga: SPAM Kali Dendeng di Kupang Baru Dipakai 3.500 Sambungan Rumah

"Kepercayaan ini dijawab WIKA dengan project delivery yang baik sehingga masyarakat dapat merasakan manfaatnya dengan maksimal," ungkap Hananto.

Turut hadir untuk mendampingi Presiden Jokowi diantaranya Ibu Iriana Jokowi, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri Kesehatan Budi Ganadi Sadikin, serta Wali Kota Semarang Heverarita Gunaryanti Rahayu.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Terkini Lainnya

Kementerian ATR/BPN Gandeng BUMN dan Swasta, Bina Warga Manfaatkan Tanah Hasil Redistribusi

Kementerian ATR/BPN Gandeng BUMN dan Swasta, Bina Warga Manfaatkan Tanah Hasil Redistribusi

Berita
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Pangandaran: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Pangandaran: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Hingga 30 April Berlaku Diskon Tarif KA dari Surabaya dan Malang

Hingga 30 April Berlaku Diskon Tarif KA dari Surabaya dan Malang

Berita
Melongok Wajah Baru Kantor BPN Kabupaten Bekasi, Sejuk dan Nyaman

Melongok Wajah Baru Kantor BPN Kabupaten Bekasi, Sejuk dan Nyaman

Berita
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Subang: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Subang: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Senin Besok, Presiden Jokowi Resmikan Bandara Panua Pohuwato Gorontalo

Senin Besok, Presiden Jokowi Resmikan Bandara Panua Pohuwato Gorontalo

Berita
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Bekasi: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Bekasi: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Begini Cara Tepat Membersihkan Karpet di Rumah Anda

Begini Cara Tepat Membersihkan Karpet di Rumah Anda

Tips
Lewat Konsolidasi Tanah, Harga Properti di Desa Gasol Naik hingga Rp 500.000 Per Meter Persegi

Lewat Konsolidasi Tanah, Harga Properti di Desa Gasol Naik hingga Rp 500.000 Per Meter Persegi

Berita
Cara Tepat Membersihkan Karpet yang Dipasang Permanen

Cara Tepat Membersihkan Karpet yang Dipasang Permanen

Tips
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Cirebon: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Cirebon: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Sengketa Tanah Wakaf Terjadi karena Misinterpretasi

Sengketa Tanah Wakaf Terjadi karena Misinterpretasi

Berita
Kini, Pemohon Bisa Nikmati Layanan Drive-thru di BPN Kabupaten Bekasi

Kini, Pemohon Bisa Nikmati Layanan Drive-thru di BPN Kabupaten Bekasi

Berita
Tersisa 13 Persen, Kabupaten Bekasi Bakal Lengkap Akhir Tahun 2024

Tersisa 13 Persen, Kabupaten Bekasi Bakal Lengkap Akhir Tahun 2024

Berita
Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Sumedang: Pilihan Ekonomis

Perumahan Terjangkau di Bawah Rp 200 Juta di Kabupaten Sumedang: Pilihan Ekonomis

Perumahan
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com