Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Hadi Tjahjanto Prioritaskan PTSL Sertifikat Rumah Ibadah dan Unit Sosial

Kompas.com - 30/11/2022, 14:28 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Penyertifikatan aset berupa rumah ibadat, lembaga sosial atau kemasyarakatan, dan unit sosial menjadi prioritas program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).

Hal ini disampaikan oleh Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Wakil Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Raja Juli Antoni.

"Perintah Pak Jokowi jelas, rumah ibadat, lembaga sosial atau kemasyarakatan, unit sosial atau apa pun itu kita prioritaskan melalui program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL)," ucap Raja Juli, dikutip dari laman resmi Kementerian ATR/BPN, Rabu (30/11/2022).

Hal ini salah satunya diwujudkan lewat penyerahan enam sertifikat tanah wakaf kepada Perserikatan Muhammadiyah Kalimantan Selatan yang diperuntukan untuk masjid dan sarana pendidikan pada Senin (28/11/2022).

Adapun tanah wakaf sedang gencar untuk dilegalisasi, maka dari itu Kementerian ATR/BPN perlu menjaga amanah wakif agar tanah wakaf dapat dimanfaatkan sesuai dengan peruntukannya.

Baca juga: Pendaftaran Tanah di Solo Tembus 99 Persen, Raja Juli: Manuver Mafia Makin Kecil

"Kami pemerintah harus dapat memastikan tanah wakaf itu tetap sesuai peruntukan pemberi wakaf atau wakif," tambah Raja Juli Antoni.

Sebelumnya, nota kesepahaman (Mou) antara Menteri ATR/Kepala BPN Hadi Tjahjanto dengan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf berlangsung di Kantor PBNU, Jakarta Pusat, Selasa (9/8/2022).

Lewat langkah tersebut, sebanyak 5 juta bidang tanah milik NU resmi akan diurus oleh Kementerian ATR/BPN terkait sertifikasinya.

Selain dengan Muhammadiyah dan NU, Kementerian ATR/BPN turut berkomitmen menyelesaikan konflik pertanahan milik Persekutuan Gereja-gereja Indonesia (PGI) yang ditandai lewat penandatanganan MoU pada Senin (7/11/2022).

Hadi mengatakan, pihaknya akan menyelesaikan konflik pertanahan di Indonesia dengan segera dan tanpa diskriminasi.

Baca juga: Hadi Tjahjanto Ungkap Lima Oknum Terlibat Mafia Tanah

"Semuanya (konflik tanah) selesai tanpa diskriminasi," ucap Hadi menjawab Kompas.com.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+